• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

JELANG IMLEK KLENTENG DI SURABAYA SUDAH SIAPKAN KIMCUA

February 10, 2018

Sby, MercuryFM - Meski perayaan Imlek 2569 masih beberapa hari lagi, aroma Hio dan tumpukan Kim Cua mulai terlihat disejumlah klenteng di Surabaya. Tidak terkecuali klenteng Hong San Ko Tee Jl. HOS Cokroaminoto, beberapa pekerja tampak sudah terlihat sibuk melipat kertas kuning dengan garis tepi berwarna keemasan dan merah. Tangan-tangan terampil itu terlatih melipat kertas itu.


"Kalau hari biasa, memang sudah ada persediaan. Tapi khusus menyambut Imlek tahun ini, kami tambah lagi stoknya. Biasanya memang dipakai keluarga-keluarga untuk bersembahyang dan berdoa bersama keluarga," kata Sumiati, salah satu pekerja di klenteng Hong San Ko Tee, Sabtu (10/2/2018).

 

Sumiati menjelaskan  setiap menjelang persembahyangan ganti tahun Imlek, klenteng selalu ramai, dan harus menambah stok persediaan Kimchua yang memang dipakai sebagai kelengkapan sembahyang.

Kimchua adalah selembar kertas berwarna kuning, dengan garis tepi berwarna keemasan dan merah. Dilipat sedemikian rupa, kemudian dipakai untuk kelengkapan bersembahyang saat berada di klenteng. "Biasanya memang dipakai melengkapi sembahyang di klenteng," tambah Sumiati.

Tidak ada harga khusus untuk sekitar 20 lembar Kimchua yang biasanya memang dibuat oleh para pekerja di klenteng sebelum hari-hari besar keagamaan. Umat biasanya membayar Kimchua dengan ikhlas. "Kadang ada yang ngasi 100 ribu atau lebih," ujar Sumiati.

Saat ini, menjelang pelaksanaan sembahyang Imlek 2569, persediaan Kimchua memang harus ditambah agar masyarakat atauumat yang akan bersembahyang dengan menggunakan Kimchua tidak sampai kehabisan.

Pemandangan tidak jauh berbeda juga terlihat di bagian sisi kanan klenteng Dukuh di kawasan Jl. Dukuh, Surabaya. Beberapa pekerja sedang melipat kertas Kimchua. "Nambah stok untuk persediaan sembahyang tahun baru Imlek 2569 nanti," terang Leo.

Klenteng Dukuh satu di antara klenteng yang memang ramai dikunjungi umat saat perayaan pergantian tahun Imlek. Beberapa pertunjukan khas seperti Barongsay dan Wayang Potehi juga digelar. "Tapi yang pasti perlengkapan sembahyang juga harus disediakan untuk umat, seperti Kimchua," tegas Leo.(Dani)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive