60 PASANGAN VALENTINE DI SURABAYA, TERJARING SATPOL PP

February 15, 2018

 

Sby,MercuryFM - Valentine Days atau Hari Kasih Sayang pada Rabu (14/02/18) kemarin, yang dirayakan oleh banyak kalangan, pasti akan memberikan kenangan manis bagi banyak kalangan. Tetapi mungkin bagi mereka yang terjaring razia di Hari Valentine, akan menjadi kenangan yang tidak enak. Ini karena pada hari Valentine, Rabu (14/02/18), aparat Satpol PP Kota Surabaya menggelar razia. Sebenarnya, razia ini tidak hanya digelar pada hari-hari tertentu saja seperti Valentine kali ini. "Operasi seperti ini, adalah razia yang rutin digelar Satpol PP Surabaya, tidak hanya di hari Valentine," kata Bagus Supriyadi, Kepala Bidang Ketentraman & Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya. Menurut Bagus, pihaknya setiap hari menggelar razia, dibeberapa titik rawan di kota Surabaya seperti dibawah Jembatan Suramadu, taman-taman kota dan dijuga di daerah perbatasan.  

Bagus mengatakan, untuk razia pada hari Valentin kali ini, dari hasil pendataan ada sekitar 120 orang terjaring. "Mereka terjaring, karena tidak bisa menunjukkan bukti bahwa sudah menikah siri atau menikah. Dari razia itu, memang kebanyakan sudah berusia 17th keatas. Tapi ada juga beberapa yang masih dibawah umur," terang Bagus. Pasangan yang terjaring razia kali ini, menurut Bagus, adalah hasil operasi yang digelar serentak diseluruh penjuru  Kota Surabaya. Kepala Bidang Ketentraman & Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya ini menambahkan, kalau gelaran operasi ini juga bekerjasama dengan beberapa pihak, seperti Kepolisian, BNNP dan juga Dinsos Kota Surabaya. Dari hasil pemeriksaan kepada mereka yang terjaring razia, menurut Bagus, ada sebanyak 17 orang yang terdeteksi positif narkoba. "Selanjutnya, yang positif narkoba penanganannya diarahkan kepada BNNP," kata Bagus.

Lebih lanjut, untuk penanganan bagi mereka yang terjaring operasi Satpol PP Kota Surabaya ini, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo menyatakan, semua yang terjaring dilakukan pendataan di Dinas Sosial Kota Surabaya dan menjalani serangkaian tes, seperti HIV dan narkoba. Kemudian, kata Supomo, mereka juga akan mendapat binaan lebih lanjut. "Bagi yang terjaring razia masih dibawah umur, maka penanganannya akan dikoordinasikan dengan orang tua dan juga sekolah. Kemudian bagi yang bukan warga Surabaya, akan dikembalikan kedaerah asal, berkoordinasi dengan Dinas Sosial Daerah yang bersangkutan,"kata Supomo. (Nl)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group