• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

GUS IPUL MINTA MASYARAKAT TENANG DAN SERAHKAN PIHAK KEPOLISIAN TERKAIT KASUS TEROR DAN PERUSAKAN SIMBOL AGAMA

February 20, 2018

Sby,MercuryFM - Cagub Jatim nomor urut 2, Saifullah Yusuf merasa prihatin dengan maraknya kasus teror ulama dan pengerusakan simbol tempat ibadah yang akhir akhir ini marak terjadi di Jatim.

 

Kasus yang terjadi akhir akhir ini justru bisa meresahkan masyarakat. Untuk itu peran semua element yang ada di Jatim sangat diharapkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang coba di lakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul dirinya berharap warga Jatim jangan mudah berspekulasi terhadap kasus teror dan kekerasan terhadap tokoh dan pemuka agama maupun tempat-tempat ibadah tersebut. 

 

“Sebaiknya kita serahkan saja kepada kepolisian. Cuma masyarakat perlu jawaban supaya masyarakat tak berspekulasi dan bertanya-tanya. Saya percaya polisi bisa segera mengusut kasus ini,” tegas Ketua PBNU ini.

 

Soal adanya kabar bahwa pembuat onar itu merupakan orang-orang suruhan, Gus Ipul berharap polisi segera mengecek kepastiannya. 

 

“Kalau benar-benar disuruh, ya memprihatinkan. Tapi kalau orang gila ya harus dibawa ke rumah sakit jiwa. Kita lihat saja seperti apa dan serahkan saja ke polisi,” ungkapnya.

 

Diakui Gus Ipul, kabar adanya teror terhadap sejumlah tokoh agama dan ulama pondok pesantren di Jatim itu mulai menyebar secara pelan-pelan ke berbagai pihak, kemudian muncul spekulasi-spekulasi. 

 

“Tapi saya masih percaya polisi bisa mengusut dan memastikan sebenarnya yang terjadi itu seperti apa,” tambah Wagub Jatim yang nonaktif karena maju di Pilgub Jatim 2018.

 

Beberapa waktu ini di Jatim terjadi beberapa kejadian yang sangat meresahkan masyarakat, diantaranya pengerusakan simbol simbol agama dan teror terhadap ulama.(Ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive