• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

KESIAPAN WARGA MENYAMBUT PILKADA JATIM 2018

February 20, 2018

 

 

Sby-MercuryFM - Jawa Timur yang tengah memperisapkan diri menyambut Pilkada Jatim di Thn 2018 ini, beberapa hari lalu sudah diumumkan untuk nomer urut partai. Selanjutnya bagaimana mengenai kesiapan warga Jawa Timur(Jatim) sendiri, dalam menghadapi Pilkada Jatim 2018 dan juga Pemilihan Umum pada 2019 mendatang. Dalam talk show 96FM Mercury bersama Unesa kali ini, hadir sebagai narasumber, yaitu Dosen Komunikasi Politik Unesa, Gilang Gusti Aji, S.I.P., M.Si dan Pengamat Politik & Mantan Anggita KPU Jatim, Agus Mahfud Fauzi.

Dosen Komunikasi Politik Unesa, Gilang Gusti Aji, S.I.P., M.Si mengatakan, mengenai kesiapan warga Jatim dalam menyambut Pilkada Jatim 2018 senidir, harus dimaknai dari banyak perspektif. Pertama, suksesi pemilihan kepala daerah ini menjadi moment yang penting dalam menentukan proses Jatim, untuk lima tahun kedepan. "Karena sesungguhnya, politik itu menjadi krusial dalam menentukan banyak hal, seperti anggaran, pendidikan, kesehatan dsb," kata Gilang. Sehingga, menurutnya, warga Jatim mau tidak mau harus antusias, tidak hanya melihat proses ini, tetapi mengikuti perkembangannya, mengenali calon sekaligus mengikuti semua prosesnya. Sementara dari perspektif lain, terang Gilang, ada juga yang menganggap Pilkada Jatim ini sebagai hal yang wajar, karena sebagai proses rutin lima tahunan sehingga tidak perlu terlalu heboh, seperti yang terjadi diwilayah lain dengan menimbulkan banyak kasus."

Tetapi kondisi berbeda disampaikan oleh Pengamat Politik & Mantan Anggota KPU Jatim, Agus Mahfud Fauzi. Agus mengatakan, ia melihat pada 2018 ini, masyarakat Jatim agak berbeda dengan 2013 lalu. Pertama, karena calon yang tampil, tidak sedinamisir dengan partai politik yang mengusung. "Dalam artian, sebetulnya para pemilih disini agak bosan, melihat para calon pemimpin kita yang kurang dinamis," tegas Agus Mahfud. Kemudian yang kedua, menurut Agus, teman-teman partai politik juga disibukkan dengan persiapan 2019. Kalau pada 2013 lalu, hanya persiapan legislatif, sekarang legislatif & pilpres."

Ketiga, masyarakat Jatim pada saat ini Pilkadanya dibersamakan. Kebersamaan ini, terang Agus, bisa diartikan memberikan semangat, ayo kita lakukan bersama-sama. Melihat tiga fenomena tadi, Agus mengatakan, sebetulnya kalau dua pasangan calon yang ada tidak serius untuk berkomunikasi baik dengan masyarakat di Jatim, maka bisa dikatakan mereka tidak welcom terhadap proses pilkada ini. "Tetapi, kalau dua pasangan ini dan teman-teman KPU selaku penyelenggara, serempak dalam melakukan sosialisasinya, maka tidak menutup kemungkinan welcomnya warga Jatim akan lebih bagus daripada 2013 lalu," kata Mantan Anggota KPU Jatim ini. (Nl)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload