• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

EMIL DARDAK : JATIM BUTUH SENTUHAN SRIKANDI SEPERTI BU KHOFIFAH SEBAGAI PENGGANTI PAKDE KARWO

February 21, 2018

Sby, MercuryFM - Emil Elestianto Dardak Calon Wakil Gubernur Jatim no 2 pasangan Cagub Khofifah Indar parawansa menyatakan, sudah seharusnya jatim lima tahun mendatang dipimpin oleh seorang Srikandi terbaik yang memiliki kemapuan dan pengalaman yang luar  biasa seperti Khofifah indar parawansa.

 

Hal ini dikatakan Emil dalam sambutanya diacara Rapat Pimpinan Daerah Partai Hanura Jatim yang berlangsung di Ballroom Hotel Verwood Surabaya, Rabu (21/02/2018).

 

"Wis wayahe Bu Kofifah, biyen Pakde sak iki Bude," ungkap Emil didepan kader Hanura Jatim dan perwakilan Partai Demokrat, PPP, Golkar, dan Partai Nasdem yang mendukung dan mengusung pasangan Khofifah - Emil di pilgub Jatim 2018.

 

Emil menganggap Kofifah-lah sosok orang yang tepat meneruskan keberhasilan yang sudah diukir Soekarwo.

 

"Keberhasilan yang telah diukir Pak Karwo inilah yang harus kita dorong, dan yang paling tepat mengantikannya adalah sosok Ibu Khofifah," ucapnya.

Dijelaskan Emil, Jawa Timur sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, yang menyumbang 15% perekonomian Indonesia, menyumbang 20% perdagangan Indonesia, dan menyumbang 25% industri Indonesia. 

 

Sehingga Tantangan Jawa Timur saat ini akan semakin berat kedepannya. Apalagi saat ini

tumbuhnya kekuatan ekonomi-ekonomi baru di Asia Pasifik. Ditambah era digitalisasi dan otomatisasi, beberapa toko yang kalah, retail mulai berubah, Industri mulai sulit bersaing.

 

"Jawa Timur akan menentukan bagaimana Indonesia kedepannya, maka seorang Khofifah Indar Parawansa yang dulu membangun bangsa kita sebagai menteri sosial, maka kali ini akan membangun negeri ini melalui Jawa Timur," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload