• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PUTI KAGUM KEBERADAAN KAMPUNG WARNA WARNI, KAMPUNG 3D DAN KAMPUNG GO GREEN MALANG

February 21, 2018

Mlg, MercuryFM - Calon Wakil Gubernur jatim Puti Guntur Soekrano cukup kagum dengan kampung warna warni, kampung go green dan kampung 3D di malang raya. 

 

Di Malang raya Puti Guntur cukup terkesan dengam kehidupan lorong-lorong kampung bisa diubah menjadi pemukiman yang amat menawan. 

 

“Ini semua karena partisipasi warganya jalan,” kata Puti.

 

Bahkan dalam kedatangannya, warga mengajak Puti untuk menyeberangi Jembatan Kaca, di atas Sungai Brantas. Jembatan dicat kuning, terbuat dari besi, beralaskan kaca tebal, menghubungkan Kampung 3D dan Kampung Warna-Warni. 

 

Sejenak Puti melihat dari atas hamparan pemukiman di bantaran sungai, namun terlihat elok dengan catnya yang warna-warni. Ia lalu berfoto dan merekam video di atas jembatan, kemudian mengunggah di akun instagramnya.

 

“Bagus, bagus sekali. Elok banget,” kata Puti terkagum.

 

Ketika berada di kmpung Glintung Go Green, Puti juga melihat kampung yang serba hijau. Asri dan bersih. Di mulut gang tertempel plakat marmer “Kampung Konservasi Air Glintung Go Green”, diresmikan Mendagri Tjahjo Kumolo, 19 Juli 2017.

 

“Kampung ini dulunya banjir. Jalan rusak berat. Kumuh. Juga jadi sarang penyakit sosial. Sekarang Mbak lihat sendiri, suasananya asri. Tertata apik. Dan, hijau,” kata Bambang Iriawan, Ketua RW.

 

Bambang memamerkan, di kampung dia, semangat dan ajaran kakeknya, Bung Karno, diwujudkan dengan komitmen dan kerja keras. 

 

“Di lorong-lorong kampung ini, ideologi dilaksanakan. Pancasila, Marhaenisme dan gotong-royong, diwujudkan dalam tindakan,” kata Bambang. 

 

Dulu lanjut Bambang, kekuatan rentenir mencekik warga. Sekarang, mereka telah pergi. 

 

“Sekarang dengan gotong roying warga dan kteatifitas yang ditunjukkan, kas RW mencapai Rp 1 miliar, dan bisa membantu warga yang mengalami kesulitan kebutuhan,” kata Bambang.

 

Bambang menunjukkan, di kampung itu, air hujan yang sebelumnya membanjir bisa dimasukkan tanah. Sampah bisa diolah menjadi sumber penghasilan. Dan, sayur-sayuran, tumbuhan dan bunga-bungaan ditanam dengan sistem hidroponik.

 

Di kampung Go Green, juga diolah menjadi tempat wisata. Disediakan penginapan di rumah-rumah warga. Banyak mahasiswa menjadikan sebagai obyek penelitian.

 

Puti dalam kedatangannya, uga memperkenalkan rencana program kerja Gus Ipul dan dirinya, yakni Seribu Dewi atau Seribu Desa Wisata. Kampung-kampung yang ditata apik, asri dan nyaman, bisa menjadi tempat wisata di perkotaan.

 

“Di kampung Go Green, saya menemukan Pancasila, gotong-royong, dan semangat membangun diwujudkan dengan nyata," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive