MASIH BANYAK APK PASLON CAGUB JATIM TERPASANG, BAWASLU RI AKAN TEGUR BAWASLU JATIM

February 23, 2018

 

Sby,MercuryFM - Alat Peraga Kampanye (APK) liar dari tim pemenangan pasangan calon (Paslon) yang maju di Pilgub Jatim menjadi sorotan masyarakat. 

 

Padahal sesuai aturan PKPU No.4 tahun 2017, sejak dimulainya masa kampanye Pilgub Jatim pada mulai 15 Februari 2018 semua APK Paslon yang tidak mendapat persetujuan dari penyelenggara pemilu harus diturunkan. Namun fakta di lapangan, justru masih banyak dijumpai APK Paslon yang berdiri tegak. 

 

 

Bawaslu RI yang mendengar masih banyaknya APK bersebaran di Jatim khususnya yang banyak dilakukan oleh pasangan no urut 2 di Surabaya, membuat Bawaslu RI berang. Dan dalam waktu dekat akan menegur Bawaslu Jatim supaya melaksanakan aturan yang sudah ada. 

 

"Harusnya sejak mulai masa kampanye pada 15 Februari, seluruh APK Paslon baik spanduk, baliho dan bilboard harus diturunkan. Kalau masih terlihat tentu kami akan menegur Bawaslu Jatim supaya melaksanakan aturan," ujar Rahmad Bagja Komisioner Bawaslu RI saat dikonfirmasi Jumat (23/2/2018) kemarin. 

 

Dirinya kata Bagja berharap, Bawaslu Jatim berkoordinasi dengan tim kampanye Paslon, KPU dan Satpol PP setempat untuk melakukan penurunan APK liar. 

 

"Tak ada alasan bagi Satpol PP yang tak mau menurunkan baliho Paslon hanya karena perjanjian dengan Biro Reklame. Kalau tim kampanye setelah diberi surat peringatan tetap tak mengindahkan, ya diberi sanksi saja," tegasnya.

 

Sementara itu Komisioner Bawaslu Jatim, Totok Hariyanto beralasan faktor biaya menjadi penyebabnya. Sebab laporan dari Panwaslu Kota-Kab di Jatim, Satpol PP enggan membantu menurunkan karena tidak ada biaya. Padahal kita sudah mengirim surat ke tim pasangan calon dan pihak Pol PP masing masing Kota-Kab.

 

"Kami berharap ada alokasi anggaran untuk aparat Satpol PP yang membantu penurunan APK Paslon sebab mereka juga menggunakan peralatan seperti mobil crain yang butuh bensin," jelas Totok. 

 

Sementara itu ketua Panwaslu Kota Surabaya, Hadi Margo terkait masih maraknya APK paslon no 2 bertebaran di kota Surabaya, menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan surat teguran kepada Pemkot Surabaya pada 12 Februari lalu dan kepada tim kampanye Paslon pada 21 Februari lalu. 

 

"Kalau sampai besok tidak juga diturunkan, akan kami turunkan paksa. Bahkan kalau perlu kita gunakan Pasal 77 PKPU No.4 Tahun 2017 berupa pembatalan paslon," tegas Hadi Margo. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group