• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

ARMUJI: SAYA SUDAH WA KE WALIKOTA AGAR KASATPOL PP DIGANTI

February 24, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Ketua DPRD Surabaya Ir Armuji meminta Wali Kota Tri Rismaharini mengganti Kepala Satuan Polosi Pamong Praja (Satpol PP) Irvan Widyanto karena dinilai arogan dan jarang memenuhi panggilan dewan saat rapat dengar pendapat di DPRD.

"Saya sudah WA (whatsapp) ke wali kota supaya ada pergantian Kasatpol PP," kata Armuji

Menurut Armuji Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya akan rapat internal karena mendapat pengaduan dari Komisi A dan komisi-komisi lainnya.

"Sejak saya jadi anggota dewan mulai KasatPol PP Kadri Kusuma, Pak Utomo, KasatPol PP sekarang ini paling arogan" tegas politisi PDIP ini.

Armuji menambahkan tidak ada kontak antara dirinya dan Irvan Widyanto pasca insiden perselisihan di rapat dengar pendapat Komisi A beberapa waktu lalu.

Insiden nyaris adu jotos itu  terjadi Selasa 20/01/2018. Keduanya berselisih paham atas persoalab penggusuran di Medokan Semampir. Armuji saat itu secara tegas menolak penggusuran sebelum ada solusi tempat tinggal baru bagi warga yang tergusur. Armuji juga menilai kalau Satpol PP melakukan tebang pilih terhadap obyek penggusuran. Banyak warga yang sekarang 'mbambung' karena rumahnya digusur, tambah Herlina Harsono Nyoto Ketua Komisi A sebagai pimpinan hearing saat itu. Tuduhan ini dibantah oleh Irvan.

Perselisihan antara Armuji dan Irvan semakin memanas. Keduanya berdiri dari kursi kemudian saling tantang dan saling tuding. Untung emosi mereka bisa diredam oleh peserta  rapat lainnya.

Selang sehari setelah kejadian tersebut, Kasatpol PP Surabaya menggelar jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya. Pada saat itu, Irvan meminta maaf kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan juga warga Surabaya.

"Saya minta maaf sebesar besarnya kepada warga Surabaya dan ibu wali kota, sehingga terjadi peristiwa ini. Kalau memang ada yang dipersalahkan itu murni pribadi saya. Tidak terkait dengan kelembagaan, institusi, apalagi melecehkan institusi dan sebagainya. Itu semata mata reaksi saya secara pribadi," katanya.

Permintaan maaf tersebut,  ditanggapi Armuji salah sasaran. Karena mestinya permintaan maaf tersebut langsung ditujukan kepada dirinya bukan ke wali kota dan masyarakat.

"Itu kan permintaan kepada kepada wali kota, untuk proses DPRD ya berlanjut" tegasnya,.(alam)

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us