AKSI MAHASISWA SURABAYA TOLAK REVISI UU MD3 KIAN PANAS

February 26, 2018

 

Sby,MercuryFM - Aksi unjuk rasa menolak revisi UU MD3 oleh ratusan mahasiswa gabungan dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), di depan kantor DPRD Kota Surabaya, Senin (26/2/2018) berakhir ricuh.

 

Seorang mahasiswa menjadi korban pemukulan aparat keamanan sedangkan seorang lagi diamankan karena dianggap sebagai provokator.

 

Aksi yang semula berlangsung tertib itu mulai memanas, ketika massa mahasiswa memblokade arus lalu lintas di Jl. Yos Sudarso dengan aksi tidur dijalan. Aksi pertama berhasil dihalau oleh aparat kepolisian. Begitu juga aksi blokade kedua. Tapi aksi blokade ke tiga dihadapi aparat dengan tindakan tegas.

 

 

Sedangkan didepan gedung DPRD Kota Surabaya dipasang barikade kawat berduri oleh aparat polisi untuk menghalangi upaya paksa para mahasiswa memasuki gedung dewan.

 

Aksi yang dilakukan gabungan elemen mahasiswa yang menamakan diri Jaringan Mahasiswa Pejuang (JMP) Surabaya itu menuntut DPRD Kota Surabaya untuk mendukung judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas keberadaan UU MD3.

 

Para Mahasiswa ini massa menyebut UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 dinilai kontroversial.

 

“Revisi UU MD3 dinilai sudah menyalahi aturan, pasalnya pengesahan UU ini tidak melibatkan peran masyarakat secara langsung, artinya pengambilan keputusan sepihak dari anggota dewan (DPR),” tegas orator didepan massa aksi.

 

Para Mahasiswa meminta Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha untuk menandatangani petisi dukungan judicial review.

 

Permintaan ini dipenuhi oleh Masduki Toha yang menyambut kedatangan para mahasiswa itu

 

Namun mahasiswa masih menuntut agar nama yang tertera dalam penandatanganan bukan atas nama pribadi, melainkan atas nama DPRD Kota Surabaya.

 

Masduki menegaskan tidak bisa kalau atas nama lembaga DPRD Kota Surabaya karena bukan wewenangnya melakukan itu.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive