GBT MULAI DISIAPKAN UNTUK VENUE LIGA 1


Sby, MercuryFM - Menjelang bergulirnya Liga I Indonesia, Pemkot Surabaya mulai menyiapkan stadion Gelora Bung Tomo (GBT), seiring dengan akan dijadikannya stadion yang terletak di kawasan Surabaya Barat itu sebagai home base Persebaya. Pembahasan kesiapan stadion Gelora Bung Tomo dilakukan di komisi D DPRD Surabaya, Selasa (27/2). Dalam pertemuan tersebut, dihadiri beberapa organisasi perangkat daerah pemerintah kota. Diantaranya Bappeko, Dinas PU, Bina Marga dan pematusan, Dinas Kebersihan dan RTH, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman, Perumahan Rakyat dan Cipta Karya, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan PDAM. Ketua Komisi D Agustin Poliana mengatakan, pembahasan kesiapan GBT menindaklanjuti pertemuan dan sidak oleh dewan ke stadion sebelumnya. “Gedungnya memang bagus, tapi kan kondisinya banyak yang rusak,” tuturnya Agustin menyebutan, kerusakan itu meliputi plafon dan sekat yang sudha jebol, kamar mandi yang tak terawat, kran banyak yang hilang. Ia menilai kondisi tersebut terjdi karena kurangnya perawatan. “ Tak ada anggaran perawatan, makanya banyak yang rusak,” kata Politisi PDIP itu Dalam pertemuan di ruang Komisi D, kalangan dewan mengkonkritkan pembenahan gedung ke masing-masing OPD. Agustin meminta, Dinas Pemuda dan Olahraga akan menjalankan fungsinya melakukan pemeliharaan stadion, termasuk perawaatan kamar mandi dan menyiapkan lampu sorot. “Karena banyak lampu sorot yang hilang. Lampu yang ada tak mencukupi, karena beberapa diantaranya kondisinya mati,” ungkapnya Sementara untuk pembangunan lahan parkir, Dinas PU, Bina Marga dan pematusan siap meratakan urukan. Karena, sebelumnya sudah dilakuan pengurukan, namun karena bekas lahan tambak sehingga diuruk kembali agar bisa digunakan. “Untuk rambu-rambu di parkir akan disiapkan Dinas Perhubungan. Dan nanti akan dilengkapi dengan lampu sorot,” tambahnya. Agustin menambahkan, perlengkapan lain yang harus dipasang adalah Scoring Board, Ia mengakui, untuk memasang scoring board membutuhkan anggaran yang relatif besar, sekitar Rp. 12 M. Sedangkan, di APBD 2018 belum ada alokasi anggarannya. Menurut Agustin, apabila dimasukkan pada Perubahan Anggaran Keuangan PAK waktunya mepet, karena peralatan tersebut harus didatangkan dari luar negeri. “Makanya dianggarkan pada anggaran murni tahun depan,” katanya Anggota dewan yang sudah menjabat selama empat periode ini menyayangkan, stadion GBT yang megah hingga saat ini belum memiliki scoring board. “Karena gak ada scoring board, akhirnya pakai spanduk,” ujarnya Agustin merasa prihatin, gedung GBT tidak terpelihara dengan baik. padahal, stadion kebanggaan arek arek Suroboyo itu sudha 10 tahun berdiri. Dari pantauannya di lapangan, karena berada di lahan tambak, terdapat beberapa konstruksi yang turun. “Pilarnya memang kokoh, tapi konstruksikonstruksi kecil mengalami penurunan,” katanya Ia menengarai, minimnya perawatan karena tak ada liga, akibat Persebaya kena skorsing, disamping penyewanya yang tak banyak. Sehingga tak ada anggaran operasional. “Adanya Cuma tambal sulam untuk perbaian kecil-kecil,” lanjutnya Agustin mengakui, biaya pemeliharan stadion sangat mahal, diperkirakan mencapai 100 M. Namun untuk kesiapan Liga 1, pemerintah kota segera membenahi sejumlah kerusakan yang ada. Ia memperkirakan sebelum liga 1 berjalan, 10 Maret mendatang perbaikan sudah tuntas. Menurutnya, untuk percepatan pembenahan, dan pengadaan barang prosesnya tak melalui lelang. “Semua pengadaan lewat penunjukan langsung (PL),” terangnya. Saat ini, tim anggaran Bappeko dan Bagian Bina program melakukan koordinasi untuk menaksir besaran anggaran yang dibutuhkan dalam perbaikan stadion. (alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square