AJAK ANAK MILENIAL MAGETAN BERTANI, EMIL DARDAK KENALKAN KONSEP SAINT TECHNO PARK


Sby,MercuryFM - Calon wakil Gubernur Jatim no urut 1, Emil Elestianto Dardak, tularkan ilmu pertanian yang dikembangkan untuk anak muda Trenggalek ke daerah lain ketika dirinya menjabat Bupati Trenggalek.

Ini terlihat ketika pasangan Khofifah Indar Parawansa ini, mengenalkan konsep pertanian Saint Techno Park (SPT), sebagai konsep pertanian untuk anak muda Trenggalek, kepada petani Kabupaten Magetan, Kamis (01/03/2018).

Saat berkunjung ke sejumlah sentra pertanian dan wisata di daerah Magetan, Emil menceritakan asal muasal munculnya konsep tersebut. Yang merupakan keprihatinannya melihat dan merasakan betul dunia pertanian kian dijauhi anak muda.

”Kebetulan disertasi saya di Jepang fokus mengenai minat generasi muda ke pertanian itu sangat kecil. Ini mengakibatkan rule urban migration, atau migrasi desa ke metropolitan yang menjadi sangat besar,” ujarnya.

Kata Emil, setelah muncul gagasan dan lahirnya SPT yang merupakan inovasi mencari dan menghasilkan nilai lebih dari tiap komoditas pertanian. Pihaknya membentuk tim layang disebut ”the dream team”.

"Tim ini kolaborasi antara anak-anak sekolah kejuruan, mahasiswa D3 dan S1 . Penggabungan anak SMK dan mahasiswa agar ada kolaborasi skill dan ilmu," jelasnya.

Lanjut Emil,dream team ini dibina di bawah Saint Techno Park untuk menghasilkan produk unggulan, inovasi berbasis komoditi setempat. Dengan begitu generasi millenial bisa melihat pertanian sebagai hal yang menjanjikan.

Di Trenggalek sendiri Emil mengembangkan Sains Techno Park untuk essential oil atau minyak atsiri. Minyak Atsiri ini dihasilkan dari jahe, cengkeh, serai wangi . Bedanya diproses dengan teknologi lebih tinggi. Jika dulu dengan tungku dibakar kini bisa pakai ketel uap.

”Inilah yang kemudian menciptakan teknologi yang lebih tinggi maka kita sebut ini sebagai petani profesional,” imbuh suami Arumi Bachsin itu.

Emil juga mengatakan, petani profesional yang dimaksud petani yang punya spesialisasi. Misalnya mendalami bidang penanganan hama dan alat alat untuk menanam dan transplanter.

”Jadi banyak sekali program program untuk Millennial masuk dalam sektor pertanian khususnya di Kabupaten Magetan. Kita pikir memang harus ada Sains Techno Park yang fokus pada sektor herbal di kawasan Gunung Lawu,” tandas pria yang sudah menjadi konsultan di Bank Dunia di usianya yang masih 17 tahun tersebut. (ari).


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group