LAWAN GANGGUAN MENTAL DENGAN LARI DIKEJAR ZOMBIE

March 2, 2018

 

Sby, MercuryFM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya kembali menghadirkan Dekan Cup 2018 dengan tema yang berbeda. Tahun ini lebih pada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat Surabaya akan pentingnya kesehatan mental.

 

Dekan Cup 2018 mengangkat tema baru yang tidak biasa, yakni “Mental Health” dengan Sub-tema “Psychological First Aid”. Acara angkatan yang dinaungi BEM Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini akan digelar mulai tanggal 16 Maret sampai 4 Mei 2018.

 

Ketua Dekan Cup 2018, Yahya T. Robbani, menjelaskan, diusungnya tema tersebut berdasarkan fakta bahwa kesehatan jiwa dan mental masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data WHO (2016), terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena demensia. 

 

Di Indonesia, kata Yahya, dengan berbagai faktor psikologis dan sosial serta keanekaragaman penduduk yang tinggi, maka jumlah kasus gangguan jiwa akan terus bertambah. Ini berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktivitas manusia untuk jangka panjang. 

 

“Oleh karena itu, penting untuk menghilangkan perspektif masyarakat yang memandang mental illness sebagai momok yang menakutkan atau tabu untuk dibicarakan. Diharapkan Dekan Cup ini bisa menjadi salah satu jawabannya,” tuturnya, Selasa (27/2/2018).

 

Yahya menuturkan, Dekan Cup 2018 terdiri dalam 3 rangkaian acara, yakni Opening Event, Competition Session, dan Closing Event. Opening dan Closing dibuka untuk umum, karena pihaknya juga ingin mensosialisasikan tema “Mental Health”, agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mental. 

 

“Sementara Competition Session dikhususkan untuk Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,” kata Yahya.

 

Kepala Subdivisi Acara Opening Dekan Cup 2018, Adra Achirultan memaparkan, untuk Opening Event yang diselenggarakan 24 Maret 2018, dengan mengajak masyarakat lari 6K bersama para zombie. 

 

“Kami mengangkat tema Agoraphobia Frightmare Run. Berlari dikejar zombie, pasti tidak pernah terbayangkan oleh kita sebelumnya. Masyarakat akan berlari 6K pada malam hari, seperti Night Run lainnya, namun akan ada yang menemani, yakni zombie,“ ucap Adra.

 

Adra menjelaskan Agoraphobia sendiri memiliki makna ketakutan terhadap keramaian. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa phobia adalah suatu mental disorder, yang terkadang tidak disadari oleh penderitanya. 

 

“Saya mengumpamakan ketakutan terhadap keramaian tersebut seperti berlari kemudian dikejar zombie, Anda akan berusaha menghindari zombie-zombie tersebut,” ujarnya.

 

Selain Frightmare Run, Agoraphobia juga membuka Night Market dengan tiket masuk 10K, dimana tersedia berbagai kuliner yang akan memuaskan lidah masyarakat sembari dihibur oleh penampilan band-band internal. Untuk mengikuti Frightmare Run cukup membayar Rp85 ribu dengan mendapatkan race pack yang berisi jersey, BIB, tas, dan free pass Night Market. 

 

Rangkaian acara selanjutnya Competition Session : Sport and Non-Sport, yang akan diselenggarakan selama bulan April. Untuk kompetisi ini, panitia Dekan Cup 2018, mengangkat Serotonin. 

 

Menurut Koordinator Acara Dekan Cup 2018, Jeffri, Serotonin adalah happy substance, mirip seperti dopamin, yang akan membuat diri kita senang, khususnya melupakan hal-hal yang membuat kita merasa tidak nyaman.

 

“Harapannya, sesuai tujuan utama kami, lomba-lomba dalam Dekan Cup 2018 dapat menjadi sarana refreshing bagi civitas akademika, dari kehidupan kuliah maupun saat bekerja di rumah sakit, bersenang-senang dengan teman sejawat melalui berbagai sport and non-sport competition. Dan puncak acara, Closing: Anesthesia yang diagendakan pada bulan Mei 2018,” kata Jeffri.

 

Anesthesia 2018, merupakan kelanjutan dari Anesthesia 2017, yang sukses mengajak masyarakat mengobati kegundahan bersama bintang tamu ternama seperti Sheila On 7, Hivi, dan Barasuara. 

 

”Tahun ini kami tetap menggunakan judul Anesthesia, selain sebagai branding untuk FK UNAIR, kami juga mengorelasikan dengan alur rangkaian acara kami. Setelah Agoraphobia, merasa takut, kemudian bersenang-senang di Serotonin, dan ditutup dengan Anesthesia," ucapnya. 

 

"Anesthesia sendiri sebenarnya memiliki arti anestesi, yakni memblok reseptor di tubuh yang menerima rangsang nyeri sehingga tidak merasa sakit. Namun, kami mengartikannya sebagai feeling numb. Tidak merasakan apa-apa, yang berarti sudah bisa melupakan rasa takut dari keramaian," ujarnya. 

 

Acara closing ini akan mengemas informasi tentang “Mental Health : Psychological First Aid” dalam bentuk Artspace, suatu pameran edukatif interaktif, sebagai sarana bersosialisasi pada masyarakat, juga sebagai penggalangan dana yang akan digunakan untuk Bakti Sosial oleh angkatan 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada bulan Juli mendatang. 

 

“Tahun ini akan tetap akan ada sejumlah guest star ternama yang turut meramaikan acara penutup yang bertempat di Dyandra Convention Center. Jadi sambil bersenang-senang, masyarakat juga teredukasi tentang kesehatan mental. Ditunggu saja siapa yang akan menjadi bintang tamu biar ini menjadi sebuah kejutan,“ tuturnya. 

 

Yahya menambahkan Dekan Cup 2018 tidak hanya dalam kegiatan lomba dan konser. Acara ini juga bertujuan khusus yakni sebagai sarana mempererat silaturahmi dan komunikasi antar Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, baik mahasiswa pre-klinik maupun klinik. 

 

Melalui acara ini, panitia dan peserta dapat saling mengenal antar generasi, sebagai calon sejawat yang akan sama-sama terjun di dunia kesehatan. (MER)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive