• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

HENTIKAN MENJADIKAN MADURA SEBAGAI ANAK TIRI DALAM PEMBANGUNAN JATIM SECARA KESELURUAN

March 3, 2018

Madura, MercuryFM - Anggota DPRD Jatim daerah pemilihan Madura dari Fraksi Gerindra Syafiudin Asmoro meminta semua pihak khusunya pemerintah propinsi jatm, harus benar benar serius dalam mengembangkan madura. Jangan lagi ada kesan menjadikan madura sebagai anak tiri dalam pembangunan Jatim.

 

"Madura butuh sentuhan pembangunan yang nyata untuk kemajuan Madura sendiri. Keseriusan semua pihak untuk benar benar memajukan madura harus dilakukan dengan sebenarnya tidak main main apalagi hanya digunakan sebagai komoditas politik di tahun politik ini," katanya

 

Menurut Syafiudin disela acara Reses anggota DPRD Jatim di Bangkalan, anggaran yang masuk ke madura saat ini, khusunya anggaran pemerintah propinsi, dirasa masih kurang dan tidak bisa digunakan untuk memajukan madura.masih banyak kekurangan bila dana yang diberikan tidak ada peningkatan.

 

"Madura cukup luas, ada 4 kabupaten, kulturnya juga masih tradisional. Anggaran yang dimiliki di kota kab melalui APBDnya juga kecil. Dana yang diberikan melalui APBD Jatim tidak sebanding bila tujuannya untuk membangun madura secara keseluruan. kalau seperti ini disparitas madura dengan daerah lainnya di jatim termasuk di kawasan selatan jatim jelas cukuk jauh," jelasnya.

 

Kata Syafiudin, kedepan minimal dana sebesar 1 triliun memang harus disiapkan oleh pemerimntah propinsi jatim melalui APBDnya untuk peningkatan madura secara keseluruan. dengan dana minimal 1 triliun dari APBD jatim ditambah dana dari APBN dan ditopang pemerintah kabupaten setempat, maka akan semakin kongkrit dalam melakukan pembangunan madura kedepan."Saya berharap diakhir masa tugas Pakde karwo, benar benar menjadikan madura sebagai prioritasnya. anggaran minimal 1 triliun harus benar benar di siapkan di APBD jatim tahun depan minimal.," harapnya.

 

Sementara itu dalam memberikan peningkatan pada generasi muda di madura, pihaknya lanjut Syafiudin juga berharap pemerintah propinsi jatim melalui instansi terkait intesn melakukan pelatihan pelatihan wirausaha pada generasi muda yang ada. pemanfaatan balai latihan kerja pendampingan terhadap usaha usaha yang dilakukan para pemuda Madura juga harus benar benar dilakukan. ini akan menopang dalam mengurangi penganguran dan meningkatkan kesejahteraan di madura.

 

"Ingat, tingkat pengangguran di madura juga masih tinggi. ini juga menjadi kontribusi kemiskinan madura. Pemanfaatan pelatihan melalui BLK dan melakukan pendampingan terhadap usaha usaha yang dilakukan di madura oleh generasi muda sangat dibutuhkan. Sehingga mereka bisa bangkit dan bisa mandiri serta memiliki usaha. yang imbasnya akan mengurangi pengagguran," pungkasnya. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive