• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

KETIKA EMIL DITANYA RESEP RAIH DOKTOR MUDA DI PASAR PRABAN SURABAYA

March 4, 2018

 

Sby, MercuryFM - Sosok calon wakil Gubernur jatim Emil Elestianto Dardak membuat penasaran masyarakat. Apalagi diusianya yang masih muda telah berhasil mendapatkan gelar doktor serta banyak penghargaan dan prestasi yang didapat. 

 

Rasa penasaran masyarakat tampak ketika calon wakil gubernur no urut 1 ini mendatangi sentra pasar praban Surabaya. Minggu (04/03/2018). Para pedagang ketika bertemu banyak yang menanyakan kiat sukses sosok Emil meraih semua prestasi dan penghargaan diusianya yang muda. Termasuk gelar Doktor di Jepang, yang diraihnya ketika berusia 22 tahun.

 

”Sangat langka lho bagi warga Indonesia meraih gelar doktor di usia muda, apa rahasianya Pak,” tanya Lutfi, pedagang setempat. 

 

Meski sempat kaget dengan pertanyaan itu, Emil menjawab sambil tersenyum. 

 

"Rahasianya jangan melamun ketika belajar dan disekolah. Intinya itu. Juga yang penting dukungan orang tua serta lingkungan yang baik dan tepat bagi perkembanhan pribadi anak," kata pendamping calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan mendatangi pasar praban, Bupati Trenggalek non aktif ini mengatakan prodak prodak dipasar praban yang merupakan prodak UMKM, tidak kalah bila dibandingkan dengan prodak prodak luar yang ada. 

 

"Prodak yang ada ini akan bisa bersaing dipasaran bila dimaksimalkan pemasarannya. Apalagi kalau memiliki brand atau merk sendiri. Ini harus kita dorong," ujarnya.

 

Emil didepan para pedagang juga mengenalkan program gemilang (gerakan mutu industri cemerlang) untuk membangun industri kecil menengah di jawa timur. Termasuk pengembangan UMKM Praban.

 

”Ini semacam program ajang  mencari bakat atau  potensi yang terpendam  dari UMKM kita untuk bisa kita upgrade,”  terangnya.  

 

 

Emil mencontohkan  pengalaman negara China  saat  mengikuti program Bank Dunia.  Saat itu  ada  penghasil sollar panel yang  sebenarnya jauh dari kata sempurna. 

 

”Namun dalam kerjasamanya,  ada program pendampingan penjaminan mutu yang akhirnya sollar panel dari China ini bisa menjadi lebih sempurna, bahkan menjadi salah satu sollar panel yang sukses didunia,” pungkas pria yang pernah menjadi konsultan Bank Dunia di usianya yang masih amat belia, 17 tahun. (ari)

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive