• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

POLEMIK SIMBOL 2 JARI RISMA, PDIP: BU RISMA SUDAH CUTI

March 6, 2018

Sby,MercuryFM - Kritik atas simbol 2 jari oleh Tri Rismaharini bersama Calon Wakil Gubernur Jatim (Cawagub) Puti Guntur Sukarno, pada acara Pahlawan Ekonomi di Kapas Krampung Plaza Minggu 4/03/2018 ditanggapi serius oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono pada Selasa 06/03/2018 menegaskan, kalau posisi Bu Risma saat kegiatan di Plaza Kapas Krampung adalah cuti.

"Karena cuti, maka Bu Risma boleh mempromosikan Cawagub Puti Guntur, termasuk mengajak untuk mengacungkan 2 jari" tegas pria yang akrab disapa Awi itu.

Awi kembali mengatakan, kalau yang dilakukan Risma sudah sesuai perintah UU Pilkada dan PKPU 4/2017.

Sementara itu terkait dengan tudingan kegiatan kampanye Puti Guntur Sukarno yang membonceng dana APBD Kota Surabaya. Awi dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Kata politisi yang juga menjabat wakil ketua komisi A DPRD Kota Surabaya itu, Pahlawan Ekonomi tidak memakai dana APBD. Itu inisiasi dan kreativitas Bu Risma bersama stake holder lain yang punya visi-misi yang sama, untuk membesarkan pelaku-pelaku ekonomi mikro dan kecil. Program itu juga tidak diampu oleh organisasi perangkat daerah Pemkot Surabaya.

"Saat acara di Plaza Kapas Krampung yang dihadiri Cawagub Puti Guntur Soekarno, Bu Risma telah menegaskan secara terbuka, bahwa kegiatan Pahlawan Ekonomi telah berlangsung 5 tahun. Dan tidak ada serupiah pun dana APBD yang masuk di situ" sambung Awi.

Sedangkan keterlibatan pihak swasta melalui CSR yang dikelola Risma, untuk memberikan bantuan dalam bentuk berbagai pelatihan kepada para pelaku ekonomi.

"Tuduhan Vincensius Awey bahwa Pahlawan Ekonomi memakai APBD sama sekali tanpa landasan faktual yang sah. Pernyataan itu asal bunyi" ucap Awi.

Awi juga meminta agar politisi Partai Nasdem itu, menunjukkan nomenklatur di APBD yang menyebutkan Pahlawan Ekonomi dibiayai Pemkot Surabaya.

"Penguasaan data itu penting bagi seorang politisi sebelum mengemukakan pendapat. Kalau data-datanya salah, maka pendapatnya juga otomatis salah" terang Awi.

Awi kembali mengatakan, kehadiran Risma dan Cawagub Puti Guntur Sukarno dalam acara Pahlawan Ekonomi di Plaza Kapas Krampung tidak bisa disandingkan, atau disamakan,  dengan kasus turunnya Cawagub Emil Dardak di car free day yang dibiayai APBD Kota Surabaya. Seperti yang dikritik Sukadar anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP. (Alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags