• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PACU PRODUKTIFITAS APEL BATU, KADIN UJI COBA METODE TANAM BIBIT APEL BELANDA

March 7, 2018

 

Sby, MercuryFM - Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas apel khas Kota Batu, Jawa Timur, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur tengah menguji coba metode penanaman bibit apel Belanda di Bumiaji, Batu, Jawa Tinur.

 

Wakil Ketua Bidang Pertanian Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan, uji coba sudah berjalan selama tiga bulan terakhir dengan luas lahan 1 hektare, dengan potensi panen sekitar 40 ton.

      

"Kami sengaja melakukan uji coba dulu menggunakan metode Belanda, sebab petani lokal setempat tidak mau menerapkan metode tersebut karena belum diketahui hasilnya, meski telah diterapkan di Belanda dan sukses," kata Adik Dwi Putranto, di Surabaya Rabu (7/3/2018)

      

Adik menjelaskan metode yang digunakan berbeda dengan petani lokal, dengan pengaturan daun tanaman dikurangi melalui cara dipotong agar sinar matahari bisa masuk dan membuat apel lebih baik. "Kalau petani lokal, pohon atau daunnya dibiarkan rimbun, sehingga matahari tidak masuk dan mempengaruhi buah," tuturnya.

      

Mengapa metode Belanda yang diterapkan, kata Adik, karena awal mula tanaman apel di Kota Batu berasal dari Belanda, yang bibitnya dibawa pada masa penjajahan untuk ditanam di Batu.

      

"Kendalanya saat ini petani lokal tidak mau berspekulasi, sehingga perlu dilakukan uji coba dan ini masih berlangsung selama tiga bulan," katanya.

      

Adik mengakui, dalam uji coba tiga bulan terakhir sudah berjalan bagus karena kondisi tanah yang mendukung dan bagus. "Beberapa ahli pertanian asal Belanda mengakui kondisi tanah di Batu sudah bagus, dengan penerapan motode tersebut diharapkan hasilnya bisa maksimal," katanya.

      

Sementara itu, organisasi asal Belanda yang diajak kerja sama Kadin Jatim adalah organinasi nirlaba "PUM Netherland" dengan melibatkan 25 kelompok tani dari Malang Raya yang mendapat pelatihan atau pendampingan.

      

Sebelumnya, perwakilan dari Belanda, Country Coordinator PUM Netherland Joost Can Oort mengatakan kerja sama ini tidak hanya akan dilakukan di sektor pertanian apel, namun dikembangkan di sektor lainnya seperti peningkatan kinerja UMKM.

      

 

"Selain di bidang pertanian, kerja sama ini bisa kita tingkatkan ke sektor atau bidang lainnya seperti UMKM. Harapan kami, kerja sama ini minimal dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Jatim," pungkas Adik. (Rep)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive