• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

BAGIKAN RIBUAN PKH DAN KIP DI GRESIK, JOKOWI: JANGAN BUAT BELI ROKOK

March 8, 2018

 

Sby,MercuryFM - Presiden Joko Widodo membagikan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 1.250 penerima, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 1.170 penerima,  dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Jawa Timur pada Kamis 08/03/2018.  Penyerahan PKH dan KIP di GOR Tri Dharma Gresik itu merupakan simbolis atas pemberian kepada seluruh masyarakat Jawa Timur yang berhak menerima.

"Dana bantuan uang di Progam Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesi Pintar  ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah dan gizi kesehatan anak-anak kita, agar biar sehat dan pandai, jangan sampai ada gizi buruk" ujar Jokowi dalam sambutannya didepan ribuan masyarakat penerima.

Dalam kesempatan itu Jokowi berjanji akan menambah jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 15 juta keluarga di tahun 2019. Rencana itu sudah diajukan pemerintah tinggal menunggu persetujuan DPR.

Mengutip rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (8/3), penerima PKH berasal dari beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Gresik sebanyak 643 orang, Kecamatan Kebomas 282 orang, dan Kecamatan Manyar 325 orang.

Dalam program PKH tersebut tiap keluarga diberikan bantuan sebesar Rp 1,89 juta tiap tahunnya.

Kartu Indonesia Pintar untuk SD diberikan senilai Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, sedangkan SMA atau SMK Rp 1 juta.

Penerima KIP berjumlah 1.170, terdiri dari 425 siswa SD, 355 siswa SMP, 175 siswa SMA atau SMK, serta Paket A dan B sebanyak 40 orang.

"Beli rokok boleh? Tidak, sampaikan ke Bapak, ini hanya untuk gizi dan pendidikan anak-anak kita," ucap Jokowi

"Saya titip ibu-ibu, bahwa uang dana yang ada di Program Keluarga Harapan ini untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan anak-anak kita" lanjutnya.

Dalam acara itu Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Widodo. Selain itu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Idrus Marham dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags