BERTEMU WARGANYA KOMUNITAS PEMILIK WARUNG KOPI, EMIL DARDAK TEGASKAN AKAN MAJUKAN KAWASAN SELATAN


Sby,MercuryFM - Ditengah kesibukannya menyapa masyarakat Jatim sebagai calon Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak tidak bisa meninggalkan masyarakatnya di Trenggalek.

Kesempatan berada di wilayah Trenggalek, Bupati non aktif Trenggalek ini, memanfaatkan waktunya untuk melakukan silaturahmi dan bertemu masyarakatnya, komunitas jaringan pemilik warung kopi di Trenggalek , Jumat (09/03/2018).

Pertemuan dengan puluhan sahabat lama ini untuk kangen - kangenan karena sejak ia mencalonkan diri sebagai cawagub Jawa Timur , Emil belum sempat sowan kepada pegiat usaha kecil yang sejak lama menjadi sahabatnya ketika masih menjabat Bupati di Kabupaten Trengalek tersebut.

Suasana yang begitu cair, gayeng dan diselingi gelak tawa terjadi dalam obrolan yang berlangsung di salah warung kopi Putu Kuwot.

"Hari ini kita berkumpul dengan penggiat warung kopi di Trenggalek dan Tulungagung. Mas Timbul ini teman saya, kalau yang legendaris itu warungnya di perempatan Sumbergedong, sedangkan yang baru ada di Sidomulyo. Dulu Mas Timbul ini pernah diskusi dengan saya terkait dengan warung kopinya, namun ternyata saat ini mas Timbul ini telah menyemangati orang-orang lain untuk membuka usaha warung kopi," tutur suami Arumi Bachsin.

Dalam sesi ngobrol dan ngopi bareng ini, cawagub termuda di Tanah Air pada pilgub serentak 2018 tersebut kembali menegaskan jika ia ikut dalam kontestasi pilgub semata mata sebagai ikhtiar untuk memajukan Jawa Timur terutama kawasan selatan.

Dalam pertemuan tersebut, sekaligus digunakan Emil untuk klarifikasi dan meluruskan isu yang berhembus, dengan menyebut faktor kekuasaan semata yang menjadi alasan Emil meninggalkan posisinya sebagai bupati Trenggalek untuk ikut maju di pilgub Jatim mendampingi calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Emil didepan para pemilik warung kopi Trenggalek tersebut, bila pun terpilih menjadi Wagub nanti, dirinya masih menjadi Bupati Trenggalek hingga tahun 2019 atau tahun keempat pemerintahannya.

"Dengan beberapa kebijakan daerah yang telah ditarik provinsi seperti pengelolaan lahan hutan (hampir separuh wilayah Trenggalek merupakan kawasan hutan) dan pengelolaan pendidikan menengah, tentunya perlu bagi saya berjuang melalui provinsi," jelasnya.

Lebih jauh Emil menyebut visi pembangunan yang ia usung bersama Cagub Khofifah Indar Parawansa adalah utuh dan merata.

"Tidak hanya kawasan Utara saja melainkan juga perlu membangun kawasan Selatan juga. Utaranya dibangun Selatannya juga perlu didorong dan Trenggalek ini menjadi bagian dari kawasan Selatan ini," tutur Emil.

Dalam pertemuan tersebut, Cawagub no urut 1 dalam pilgub Jatim ini juga mendapatkan keluhan dari pemilik warung kopi. Salah satunya terkait permodalan.

Emil menyarankan kepada para pedagang ini untuk bijak memanfaatkan lembaga permodalan, jangan terjebak pada renternir. Emil meminta mereka menggunakan lebaga permodalan yang tepat seperti halnya KUR atau beberapa BPR yang sudah bekerjasama dengan pemerintah.

"Saya tawarkan kalau mau paguyuban membentuk koperasi sehingga dapat berakselerasi terkait permodalan sepertihalnya kredit tanpa anggunan, dengan sistem tanggung renteng sesama pedagang," ujarnya yang disambut positif para pemilik warung kopi.

Putra mantan wakil Menteri Pekerjaan Umum Hernanto Dardak ini mengaku gembira dengan pertemuan ini. Karena sahabatnya yang bergerak di usaha warung kopi ini bisa memahami dan mendukung langkah dia untuk maju di pilgub Jatim.(ari)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group