PERTUMBUHAN WIRAUSAHA BARU BISA CAPAI 20 RIBU


Sby, MercuryFM - Pulau Jawa khususnya Jawa Timur memiliki populasi pelaku usaha berbasis sentra. Satu di antaranya adalah sektor industri alas kaki yang menyumbang kontribusi terhadap PBD sebesar Rp 26,5 triliun atau 2,4 persen pada tahun 2017.

Direktur Kimia, Sandang, Aneka, dan Kerajinan (KISAK), Ratna Utarianingrum mengatakan pihaknya melalui Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia memberikan fasilitas akses untuk meningkatkan produktivitas dan pendampingan tenaga ahli bagi pelaku usaha industri kecil dan menengah (IKM), tak terkecuali industri alas kaki.

"Melalui kegiatan IFCC (Indonesian Footwear Creative Competition) misalnya, diharapkan ke depannya ini bisa menelurkan pelaku IKM muda," kata Ratna Utarianingrum, seperti yang dikutip dalam keterangan persnya, Sabtu (10/3/2018).

Selain dari fasilitas pendampingan, Ratna juga menambahkan memberikan akses kredit usaha rakyat, juga program restrukturisasi mesin peralatan. "Program ini kami berikan potongan diskon sebesar 30 persen untuk mesin lokal. Lalu, 20 persen untuk mesin impor," tambahnya.

Ratna menjelaskan target 2018-2019, pertumbuhan wirausaha baru nantinya bisa mencapai 20.000 orang yang tersebar di semua sektor, dihitung dari nilai investasi maupun pengrajinnya.

"Kalau di Jawa Timur itu ada alas kaki dan kulit. Di Jawa Barat itu di Cibaduyut juga dan Jogjakarta," terangnya.

Untuk di Jawa Timur, Ratna memaparkan seperti di daerah Sidoarjo, Pasuruan, Magetan, dan beberapa sentra di Osowilangun. "TIdak hanya itu, di luar Jawa pun demikian, seperti wilayah Timur yang banyak menghasilkan kulit non konvensional," tutup Ratna. (mer)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group