KOORDINATOR GTT PTT JATIM: MENPAN SELESAIKAN DULU MASALAH K-II, BARU BUKA REKRUTMEN

March 12, 2018

 

Sby,MercuryFM - Ditengah kabar gembira, akan adanya rekrutmen CPNS tahun ini, tetapi bagi GTT/PTT di Jawa Timur kabar baik ini, justru membuat mereka cemas. Koordianor GTT PTT Jatim, Eko Mardiono membenarkan hal itu. Eko Mardiono menjelaskan, kecemasan tersebut, lebih karena kebanyakan dari mereka telah berusia diatas 35 tahun. "GTT tidak akan bisa ikut, karena batasan usia maksimal tes CPNS 35 th," kata Eko.

"Karena, sebenarnya sudah ada kesepakatan dalam pembahasan sebelumnya, bahwa sebelum permasalahan honorer kategori II ini selesai, pemerintah tidak boleh mengangkat PNS dari jalur umum. Selesaikan dulu honorer K-II ini, tetapi kenyataanya dilanggar," tegas Eko Mardiono. Apalagi, kata Eko, Baleg (Badan Legislatif) juga mendukung untuk pengangkatan di jalur umum ini, dengan alasan, moratorium pemerintah daerah tidak ada PNS yang baru.

"Sementara jumlah GTT/PTT di seluruh Indonesia, ada 439 ribu lebih yang sudah bisa mengikuti tes CPNS di tahun ini. Sedangkan untuk Surabaya sendiri yang K-II saja berjumlah 2.200 orang. Dengan masa pengabdian terkecil K-II sekitar tiga belas tahun," kata Koordianor GTT PTT Jatim ini.

Eko mengatakan, kalau pemerintah punya niatan baik, bahkan presiden pun sudah membuatkan Surat Perintah Presiden (Suppres) untuk menyelesaikan pembahasan revisi undang-undang, sehingga akan lebih baik jika semua itu dipercepat. Sebab, menurut Eko, jika semua itu diselesaikan dan dipercepat, maka secara otomatis revisi itu akan berjalan. Sehingga tegas Eko, pemerintah tidak usah merekrut CPNS dari jalur umum. "Kalau ini sudah selesai, silahkan pemerintah untuk merekrut PNS baru, dari jalur umum" kata Eko Mardiono.

Sebab semua orang, tegas Eko, setiap bangsa Indonesia berhak atas kesejahteraannnya, termasuk teman-teman GTT PTT, non Kategori maupun anak-anak yang baru lulus sekolah bisa mengikuti tes CPNS. Tetapi, menurut Eko, kategori II yang ada ini diselesaikan dulu. Untuk langkah yang akan lakukan, Eko mengatakan, mereka yang ada di Tim 9 sedang berkoordinasi. Eko menjelaskan, bahwa Tim 9 adalah tim yang selalu berhadapan dengan parlemen dan juga para menteri ini, saat ini sedang memformulakan, apakah ini akan mereka terima atau tidak, atau apakah mereka akan membuat gerakan turun jalan atau tidak, saat ini semua sedang dirumuskan.  

"Semoga dalam pembahasan dengan Komisi II di bulan Maret ini, untuk revisi Undang-Undang ASN bisa dipercepat," Kata Eko. Sebab menurut Eko, permasalahannya adalah klasik, yang mana pemerintah dalam hal ini adalah Menpan, selalu mengatakan Daftar Inventaris Masalah(DIM) belum selesai. "Sudah bertahun-tahun mengatakan DIM belum selesai, terus kapan akan selesai," tegas Koordianor GTT PTT Jatim ini. (Nl)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group