• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

RTRW SURABAYA HARUS MENGATUR PERLINDUNGAN KAWASAN KOTA LAMA

March 13, 2018

 

Sby, MercuryFM - Komisi C meminta agar Pemkot Surabaya memasukkan kawasan kota lama dalam kawasan yang dilindungi. Konsep detail rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) pemkot harus memastikan kawasan cagar budaya itu tidak masuk dalam kawasan industri.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengatakan, banyaknya bangunan kota lama harus dilindungi. Meski masuk dalam kawasan industri namun harus bebas dari penggunaan fasilitas yang berdampak pada perubahan bangunan itu.

"Tiba-tiba dirobohkan diganti usaha meski daerah itu kawasan pergudangan dan industri," ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, adanya detail RTRW jangan malah membuat kawasan Surabaya semrawut. Tapi, harus bisa memilah kawasan yang sesuai dengan peruntukannya.

"Jangan seenaknya bilang kawasan hijau, merah dan kuning tanpa melihat kondisi di lapangan," tegas Syaifudin Zuhri.

Menurutnya, kawasan kota lama harus didata dan dirawat dengan baik. Aset bersejarah itu sangat berharga yang nantinya jadi aset luar biasa yang dimiliki oleh pemkot.

"Pendataan sangat penting dan jangan dilihat dari profit bisnisnya saja yang akhirnya menghilangkan nilai sejarah di Surabaya," jelasnya.

Selain kawasan hijau maupuan lahan konservasi yang dilindungi, kawasan kota lama juga menjadi prioritas. Sebagai Kota Pahawan, Surabaya memiliki sejarah yang tidak bisa dihilangkan. Terutama dari banyaknya bangunan bersejarah yang masuk dalam cagar budaya.

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, pendataan banguan yang masuk kawasan kota lama memang sedang dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengna kecamatan hingga kelurahan agar ada pendataan bangunan bersejarah yang masuk dalam bangunan kota lama.

“Karena itu kami ingin ada laporan bangunan kota lama yang nantinya masuk kota lama,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya bersama dengan pakar sejarah juga akan menelita dan memastikan bangunan itu masuk cagar budaya. Jika tidak maka bangunan tersebut tidak akan menjadi bangunan yang dilindungi.

“Itu nantinya juga berpengaru terhadap renovasi bangunan tersebut boleh apa tidak,” ucapnya. (alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags