TAHUN 2018 PERMINTAAN BAJA DALAM NEGERI DIPREDIKSI TUMBUH 7 PERSEN


Sby, MercuryFM - Di tahun 2018 permintaan baja dalam negeri diprediksi akan tumbuh diatas 7 persen. Dimana selama kurun waktu tahun 2017 lalu permintaan baja dalam negeri mencapai 13,6 juta ton.

"Sementara, tahun ini diperkirakan bisa mencapai hingga 14,5 juta ton," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA), Hidayat Triseputro, Kamis (14/3/2018).

Hidayat menjelaskan disamping itu utilisasi pabrik baja nasional, mencapai 50 hingga 60 persen. Adapun komposisi baja impor sekitar 55 persen. Di mana 30 persen sudah diproduksi lokal, sedangkan sisanya 30 pesen masih belum diproduksi.

Menurut Hidayat, proyeksi industri besi baja bisa dinilai positif dan mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Asal dengan catatan, sejauh regulasi pemerintah dapat mengamankan pasar domestik dari serbuan impor.

"Akan tetapi, jika regulasi sangat longgar dan kurang berpihak kepada industri lokal, maka, investor pasti akan mempertimbangkan dulu," katanya.

Hidayat juga menambahkan, tantangan terbesar bagi industri baja adalah potensi banjir impor dengan harga yang tidak wajar. (Rep)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group