• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

GUS IPUL BERHARAP PEMERINTAH TINDAKLANJUTI PROTES KELUARGA TKI MADURA YANG DIHUKUM PANCUNG

March 20, 2018

Sby, MercuryFM - Datangi kediaman almarhum Muhammad Zaini Misrin Arsyad, yang dihukum pancung di Arab Saudi, di Dusun Lembana, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ikut berbela sungkawa. Selasa (20/3/2018). 

 

Gus Ipul yang datang pagi hari, disambut langsung oleh keluarga mendiang. Di antaranya dua putra laki-laki mendiang, Saiful Toriq dan Mustofa Kirniawan. Gus Ipul lantas melakukan dialog bersama mereka, serta menyempatkan membacakan tahlil bersama keluarga. 

 

"Kita semua prihatin, kita semua berduka. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya. Mari kita doakan bersama," ujarnya sesaat sebelum berdoa. 

 

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul memberikan dukungan penuh pada keluarga untuk mendapatkan keadilan atas kasus tersebut. 

Sebab, keluarga merasa penegakan hukum di Arab Saudi berlaku sepihak mengingat kasus hukum mendiang tengah berjalan. 

 

Berdasarkan penjelasan keluarga, pengajuan Peninjauan Kembali (PK) tentang vonis hukuman mati mendiang telah dikabulkan pengadilan pada Januari lalu. 

Dengan kata lain, eksekusi mati sebenarnya bisa dibatalkan.

 

"Saya meneruskan protesnya keluarga yang saat ini juga sudah ditindaklanjuti oleh Kementerian Luar Neger. Keluarga merasa bahwa eksekusi itu dilakukan tanpa pemberitahuan," ujar Gus Ipul di sela kunjungannya. 

 

Kata Gus Ipul ini sesuatu yang aneh. Sesuatu yang mengganjal di hati keluarga. Sebab, kasus hukumnya, menurut pihak keluarga, masih berjalan. Sehingga, pihaknya berharap bahwa hal ini menjadi perhatian pihak terkait. 

 

"Pemerintah harus mengakomodasi  protes yang diajukan keluarga. Ini sebagai bentuk perlindungan negara kepada rakyatnya," katanya.

 

 

 

Lebih lanjut, Gus Ipul pun berharap bahwa kejadian ini yang terakhir menimpa TKI asal Jawa Timur. Apalagi, hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi selama ini berjalan baik. 

 

"Baik hubungan G to G (goverment to goverment) sangat baik, masyarakatnya juga sangat baik. Semestinya, ada yang bisa dilakukan. Meskipun, peraturan memang tidak mewajibkan untuk memberikan pemberitahuan terlebih dahulu. Pemerintah Arab Saudi harus mencermati soal masalah yang lebih luas. Ada ikatan yang erat antara Indonesia dan Arab Saudi, bukan hanya ikatan politik, namun juga kedekatan kultural," ulasnya. 

 

Sementara itu, anak sulung  mendiang, Saiful Toriq, berterimakasih atas kunjungan cagub yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini 

 

"Kami harapkan insiden ini menjadi yang terakhir. Semoga ke depan, kasus serupa tak lagi terjadi," harap Saiful. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive