• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

KANTONGI SERTIFIKAT, JALAN TOL SEKSI NGAWI-WILANGAN SIAP BEROPERASI

March 21, 2018

 

Madiun-MercuryFM,  Jalan Tol Ngawi Kertosono (Seksi Ngawi – Wilangan) sepanjang 52 km siap dioperasionalkan, pasca dikantonginya Sertifikat Laik Fungsi Jalan Tol dan Sertifikat Laik Operasi. Sertifikat Laik Fungsi Jalan Tol Nomor AJ.409/I/3/DJPD/2018 dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tanggal 5 Maret 2018. Sementara itu, Sertifikat Laik Operasi dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan nomor: JL.03.04-P/161 tertanggal  6 Maret 2018.

Iwan Moedyarno Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya, sebagai pihak pengelola Tol Ngawi Kertosono mengatakan,  sebelum diterbitkannya kedua sertifikat tersebut, Tim Evaluasi  Laik Fungsi dan Laik Operasi Jalan Tol telah melakukan dua kali kunjungan lapangan. Kunjungan lapangan ini ditujukan untuk memastikan terpenuhinya semua spesifikasi teknis, persyaratan serta fasilitas lalu lintas, dan perlengkapan jalan yang ada di ruas Jalan Tol Ngawi Kertosono agar sesuai standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.


“ Hasil evaluasi dan observasi Tim Uji Laik tersebut menyatakan bahwa ruas jalan tol Ngawi Kertosono Seksi Ngawi-Wilangan telah memenuhi persyaratan teknis sebagai jalan tol dan sebagai jalan yang terbuka bagi lalu lintas untuk umum” ujar Iwan. Tim Evaluasi  Laik Fungsi dan Laik Operasi Jalan Tol, terdiri atas unsur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA), Korlantas Polri serta BPJT.

Iwan menambahkan, untuk mendukung kesiapan operasi, PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ), kelompok usaha Jasa Marga selaku pengelola ruas Jalan Tol Ngawi Kertosono, telah melakukan uji peralatan tol. Uji peralatan tol ini dilakukan bersama dengan Divisi Management Operasi PT Jasa Marga (Persero), PT Jasamarga Toll Road Operator (PT JMTO) selaku operator pelayanan transaksi dan lalu lintas, dan PT Module Intrac Yasatama selaku vendor peralatan tol. Uji peralatan tol bersama ini dilaksanakan pada tanggal 13-14 Maret 2018. Pengujian tersebut mencakup kesiapan empat Gerbang Tol (GT) yaitu (GT) Ngawi (dioperasikan oleh PT JSN), GT Madiun, GT Caruban, dan GT Wilangan dalam melayani transaksi non tunai (cashless) yang juga disaksikan oleh pihak BI dan bank2 peserta settlement transaksi ( Mandiri, BRI, BNI, BCA, BTN & Bank Jatim ) Hasil pengujian menyatakan keempat pintu gerbang tol siap dioperasikan.

“Setelah keluarnya Sertifikat Laik Operasi, BPJT mengusulkan kepada Kementerian PUPERA untuk menerbitkan Surat Keputusan Menteri tentang Penetapan Tarif di ruas Jalan Tol Ngawi–Kertosono. Perhitungan besaran nilai tarif tol akan mempertimbangkan nilai investasi, kemampuan bayar pengguna jalan serta besaran keuntungan biaya operasional kendaraan” lanjut Iwan.

Di samping itu, PT NKJ saat ini sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan akhir agar persiapan peresmian dan pengoperasian dapat berjalan lancar dan sesuai standar yang ditetapkan. Dengan segera dioperasikannya Jalan Tol Ngawi-Kertosono, maka semakin menambah panjang daftar pembangunan mega proyek Jalan Tol Trans Jawa yang terbentang dari Merak hingga Banyuwangi. Jalan Tol Trans Jawa diharapkan membawa peranan penting dalam proses distribusi barang dan jasa yang berdampak pada sektor perekonomian di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. (Alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive