• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

EMIL DARDAK : LONTONG BALAP HARUS MENJADI SENTRA TERSENDIRI SEBAGAI MAKANAN KHAS SURABAYA

March 23, 2018

 

Sby, MercuryFM - Calon wakil gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak lakukan kuliner disela kampanyenya di Surabaya, dengan mendatangi kuliner legendaris kota Surabaya Lontong Balap pak gendut yang ada di kawasan jl Kranggan Surabaya, Jum'at (23/03/2018).

 

Dalam kedatangannya Emil tampak cukup menikmati salah satu makanan khas kota surabaya tersebut. Dengan lahap emil tampak menikmati makanan tersebut. Sambil sesekali berdialog dengan penjual yang masih cucu pak gendut penjual lontong balap legendaris kota Surabaya.

 

 

Pasangan calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tersebut cukup terpesona dengan kegigihan Mandra yang tetap mempertahankan usaha lontong balap yang turun temurun. Sebagai generasi mileneal yang meneruskan usaha keluarga, totalitasnya memberikan inspirasi. 

 

“Satu hal yang berkesan buat saya ini mas Mandra generasi milenial. Dia sangat menikmati, kerja itu jangan hanya golek duit. Tapi nikmati yang terbaik untuk costumer. Artinya bagaimana setiap hari menyuguhkan yang terbaik,” bebernya. 

 

Dia pun menyarankan agar tidak pindah dari tempat berjualan saat ini. Sehingga jadi sentra kuliner yang lebih besar lagi. 

 

“Surabaya luar biasa, Jatim luar bisa punya kuliner yang masih bisa terus berkembang. Seperti yang ada di lontong balap ini. Kalau bisa nanti tempatnya dipertahankan dibuat sebagai sentra lontong balap surabaya daerah sini," tandasnya.

 

Dalam kesempatan ini, calon wakil Gubernur yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Nasdem dan Hanura ini juga membuat vlog terkait kegigihan seorang mandra yang terus mempertahankan dan meneruskan bisnis lontong balap diusianya yang masih muda.

 

 

Kata Emil Selain ingin menunjukkan bahwa genrasi muda bisa terus berkarya dan bekerja dimanapun tempatnya, juga untuk mengajak genrasi muda untuk tidak antipati terhadap politik. Bahkan dirinya juga aktif dalam mengkampanyekan pencalonannya.

 

“Menurut saya kampanye ini bukan hanya bagaimana menang atau kalah. Tapi bagaimana kita sebenarnya menjadikan ini sebuah momen yang sangat bermanfaat untuk semua ikut. Artinya memperkenalkan dari pada para pemilih muda milenial mengawal perjalanan kita bertemu mas Mandra (penjual lontong balap),” ujarnya.

 

Baginya lanjut Emil, dengan memosting vlog di media sosial, informasi tentang dunia politik mudah untuk tersebar. Kaum muda yang biasanya apatis terhadap politik, jadi tahu dengan keputusan kebijakan publik. 

 

“ini loh keputusan politik yang akan dibuat bisa menentukan nasib seperti mas mandra ini. Apakah sentra kuliner bisa berkembang atau sebaliknya. Ini bisa diambil dengan keputusan politik yang berkembang,” tuturnya. 

 

Cawagub nomor urut satu tersebut berpesan, kaum milenial jangan apatis terhadap politik. Karena bagaimanapun juga, sangat berpengaruh keputusannya pada masyarakat. Termasuk para kaum muda. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive