• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

KHOFIFAH AJAK MASYARAKAT LESTARIKAN BATIK TULIS

March 23, 2018

 

Sby,MercuryFM - Menjaga tradisi dan budaya lokal merupakan salah satu komitmen calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Termasuk menjaga dan terus mengembangkan batik tulis yang ada, seperti batik tulis Sidoarjo.

 

Hal ini ditunjukkan Khofifah dengan mendatangi dan mengunjungi sentra batik tulis Sidoarjo yang ada kali ini, Khofifah mengunjungi sentra batik tulis Sidoarjo, yang ada di desa Ngaresrejo, Sukodono, Sidoarjo, Jum'at (23/03/2018).

 

Dalam kedatangannya, Khofifah mendapat sambutan hangat dari masyarakat ketika menginjakan kaki di desa Ngaresrejo. Setiba di lokasi, Khofifah langsung menengok pembuatan batik milik H. Abu Bakar dan H. M Salam.

 

"Kita ke UKM batik tulis di sini. Saya mendapatkan pembelajaran sangat advance di sini dengan tetap menjaga tradisi batik tulis. Batik tulis Sidoarjo memiliki kekhasan yang kuat sebagai simbol tradisi kearifan lokal setempat." terang Khofifah.

 

Menurut Khofifah, dirinya ingin mencanangkan pelatihan bersama antara batik tulis Madura dan Sidoarjo. Meski tanpa menggunakan cara manual, Khofifah menilai batik Sidoarjo memiliki pengolahan yang sistematis.

 

"Format yang digunakan  di sini lebih mudah untuk bisa meningkatkan produktivitas batik tulisnya. Varian-variannya bisa dijadikan referensi. Sedang Batik Madura itu kekuatan di batik tulis. Desainnya itu bisa membawa produktivitas nilai ekonomis yang lebih tinggi jikalau dikawinkan dengan format yang sudah dilakukan di Sukodono ini," ujarnya.

 

Menjaga tradisi batik, dikatakan Khofifah menjadi keharusan warga negara. Selain itu, produk batik berpotensi membuka lapangan kerja lebih luas sehingga banyak masyarakat yang terserap sebagai pegawai.

 

"Jatim kerja, karena banyak tenaga merja yang direkrut jika produktivitasnya tinggi. Karena ini juga handmade jadi padat karya," ucap Khofifah.

 

Pasangan nomor urut 1 Pilgub Jatim 2018 ini juga menyiapkan Jatim Berdaya untuk membantu pemasaran dan manajemen. 

 

"Kita siapkan pula program informasi super koridor untuk membantu pemasaran produk-produk UMKM lokal seperti batik dan lainnya," pungkasnya.

 

 

Sementara itu sebelum mendatangi sentra batik tulis Sidoardjo, mantan mentri sosial ini juga sempat mendatangi pasar Sukodono untuk menyapa pengunjung dan pedagang pasar.

 

Dalam kedatangan dipasar Sukodono, ada kejadian memarik. Dimana Khofifah sempat ditemui seorang ibu hamil (Sri Handayani). Hamil 8 bulan yang mengatakan sejak kandungan umum 1 bulan ngidam ingin sekali bertemu dengan Khofifah.

 

Wanita yang menjual tahu di pasar Sukodono ini menuturkan, pertama kali bertemu Khofifah saat menghadiri pengajian Muslimat NU. Sejak itu Sri yang sedang hamil muda ingin bertemu Khofifah. Di pasar, Sri yang menunggu sejak jam 7 langsung memeluk Khofifah sejadi-jadinya. 

 

Menteri sosial 2014-2018 itu pun langsung menyambut Sri, berswafoto bersama dan mendoakannya.

 

"Semoga lancar ya, anaknya sehat, lancar persalinanya. Jadi anak saleh ya," kata Khofifah sambil mengelus perut Sri.

 

Wanita asli Sidoarjo ini mengaku kagum dengan Khofifah. Dia menilai Khofifah pemimpin impian masyarakat Jawa Timur.

 

"Seneng sama bu Khofifah, orangnya hebat, cerdas. Sangat pantes mimpin Jawa Timur. Dulu pernah Menteri dua kali, pengalamannya banyak hebat. Semoga hebatnya bisa kecipratan kesini. Saya pasti milih bu Khofifah sama mas Emil," pungkas Sri sambil mengelus perutnya yg hamil. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive