PEMERINTAH DIMINTA LEBIH PERHATIKAN PENCAK SILAT

March 23, 2018

 

Sby, MercuryFM - Pemerintah diminta untuk lebih memperhatikan keberadaan seni bela diri pencak silat. Banyaknya seni bela diri asing yang masuk saat ini khususnya di Jawa Timur, menjadi ancaman akan tergerusnya seni bela kebanggaan bangsa ini tersebut, bila perhatian pemerintah terus berkurang.

 

Pencak silat merupakan satu-satunya bela diri warisan nenek moyang, tapi minimnya perhatian dari pemerintah dalam mempertahankan dan mengembangkan pencak silat, mengakibatkan seni bela diri tradisional ini mulai tergilas bela diri asing. 

 

"Saat ini bela diri asing terus bermunculan. Bahkan negara asal bela diri asing tersebut mendanai besar-besaran hingga mengirimkan pelatih-pelatih handalnya ke Indonesia untuk menarik minat masyarakat mengikuti bela diri asing. Hasilnya, banyak orang tertarik dan banyak yang mengikuti," kata Yayuk Padmi Rahayu, Ketua Bidang Seni Budaya Pengurus Besar Ikatan Pecak Silat Indonesia (PB IPSI).


Menurut Yayuk, di sisi lain pencak silat tradisional semakin dilupakan. Sangat sedikit masyarakat yang tertarik mengikuti pencak silat. Hal itu terjadi dikarenakan minimnya perhatian dari pemerintah untuk mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan perguruan-perguruan pencak silat, sehingga semua perguruan hidup enggan, mati pun tak mau. Yang ironis semua perguruan pencak silat selama ini hidup mandiri. 

 

"Tidak pernah sepeserpun mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bahkan jika mengikuti pertandingan yang harus bayar, perguruan harus urunan sendiri. Jika ini terus terjadi, maka secara otomatis pencak silat tradisional akan tergilas dengan bela diri asing," ujarnya.

Perempuan yang juga Dewan Pendekar Nasional PSN Perisai putih ini mengatakan, ke depan harusnya masyarakat ini tidak asal tertarik dengan bela diri asing dikarenakan tidak mengajarkan nilai moral budi pekerti dan kebangsaan. 

Lebih lanjut Yayuk mengatakan, dengan mengikuti pencak silat tradisional, calon generasi bangsa tidak sekedar memiliki nilai-nilai budi pekerti. Namun juga mampu menjadi calon pemimpin bangsa yang tidak hanya kuat dan tangguh, memiliki bekal moral dan budi pekerti yang mumpuni dan berintegritas.

"Diharapkan ke depan pemerintah memberikan perhatian kepada perguruan pencak silat agar bisa bertahan dan berkembang dengan baik. Pemerintah juga gencar dalam mensosialisasikan pencak silat dengan rutin menggelar kejuaraan di setiap kabupaten/kota agar pencak sikat tradisional semakin diminati dan dicintai masyarakat," pinta politisi partai Gerindra, yang duduk sebagai anggota Komisi E DPRD Jatim ini

Perempuan yang juga Sekjen Perguruan Silat Nasional Perisai Putih ini, juga menambahkan, untuk terus mempertahankan pencak silat tradisional. Perguruan Silat Nasional Perisai Putih akan menggelar Festival seni pencak silat tradisi nusantara dengan tema festival seni pencak silat tradisi kita tanamkan nilai-nilai budi pekerti sebagai pembentukan watak dan karakter bangsa. 
 

"Acara tersebut sengaja digelar untuk mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan pencak silat sekaligus agar masyarakat tahu pencak silat tidak sekedar latihan bela diri, tapi juga terdapat 4 aspek yakni seni, bela diri, olahraga, mental spiritual," pungkas perempuan yang juga Vice President World Martial Arts Union yang berpusat di Korea ini. (Rep)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group