KHOFIFAH HERAN KAMPUNG UMKM KURANG TENAGA KERJA, SERTA DAPAT DUKUNGAN SUPIR BUS DAN OJEK TERMINAL NGAWI

March 26, 2018

 

Sby,MercuryFM - (NGANJUK) Calon Gubernur Jatim no urut 1 Khofifah Indar Parawansa cukup kaget dengan temuan yang didapatkan ketika mendatangi sentra penghasil Shuttlecocks yang ada di kabupaten Nganjuk. Senin (26/03/2018).

 

Disentra UMKM yang ada di desa Sumengko Kabupaten Nganjuk, calon Gubernur yang berpasangan dengan Cawagub Emil Estianto Dardak ini, terkejut ketika mengetahui bahwa dikawasan tersebut yang menjadi sentra pembuatan salah satu kelengkapan olahraga Bulu Tangkis tersebut, ternyata kekurangan tenaga kerja.

 

"Kebutuhan tenaga kerja di sini tinggi. Bahkan sampai kekurangan. Kalau di tempat lain itu kekurangan lapangan kerja di sini malah kelebihan lapangan kerja, menurut saya ini informasi mahal," kata Khofifah didepan karyawan dan pemilik salah satu UMKM Usaha UD Mustika milik Ngalimun.

 

Ngalimun kepada Khofifah mengatakan, kelangkaan tenaga kerja memang benar terjadi.  Ini karena yang dipekerjakan adalah ibu-ibu rumah tangga. Sedangkan untuk tenaga kerja muda mereka tidak sanggup memberikan gaji yang sesuai dengan UMK kabupaten Nganjuk.  

 

"Kami berharap bu Khofifah setelah jadi Gubernur tidak melupakan kami dan kami diperhatikan,  skala usaha rumahan shuttlecock ini harus terus hidup," kata Ngalimun.

 

Dalam kedatangan dan berdiskusi dengan para pegiat UMKM sentra Shuttlecock, Ketua Umum Muslimat NU lebih fokus menyoroti masalah bahan baku. Mengingat bahan baku yang di gunakan 100 % import dari Taiwan.

 

Karena hanya bulu bebek peking Taiwan. Bulu tersebut yang memiliki kualifikasi untuk permainan bulutangkis internasional.  Namun pengusaha di sana mengeluhkan adanya rantai yang panjang untuk mendapatkan bulu tersebut. 

 

Khofifah menyebut, seharusnya bahan baku bulu itu bisa swasembada dari nasional. Terlebih dengan hobi masyarakat Indonesia yang hobi kuliner. 

 

"Rekomendasi mereka kalau bisa dilakukan budidaya dengan format bebek peking dalam jumlah besar. Saya rasa dengan masyarakat kita yang hobi kulineran pasti bisa mandiri dengan menghasilkan bulu untuk industri shuttlecock," katanya

 

Permasalahan kedua lanjut ketua Muslimat NU ini, yang juga harus menjadi perhatian pemerintah adalah masalah siklus penjualan shuttlecocks. Industri kampung ini selama tujuh bulan di musim hujan selalu produksi dengan sistem stok untuk demain di bulan Mei Agustus dan akhir tahun. 

 

Siklus penjualan shuttlecocks terbilang unik dan kurang dinamis. Karena demand hanya naik drastis di saat turnamen dan saat media gencar memberitakan tentang dunia bulutangkis. 

 

"Pemerintah harus memberikan format pendampingan yang bisa mensupport keuangan yang stagnan pada usaha ini," pungkasnya.

 

 

Sementara itu ketika di Ngawi di hari yang sama, cagub yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Nasdem dan Hanura ini, juga menyempatkan menyapa dan berdialog dengan para supir bus dan supir ojek terminal Ngendingan Ngawi.

 

Dengan berbaur bersama supir bus dan pengemudi ojek terminal serta masyarakat yang ada disekitar Terminal, sambil makan sate bersama mereka, Khofifah banyak mendengar masukan yang disampaikan mereka terkait transportasi.

 

Dukungan terhadap Khofifah pun juga diberikan oleh mereka. Termasuk supir bus, ojek pangkalan hingga warga yang hendak pergi ke Jawa Tengah berharap Khofifah sukses dan bisa memimpin Jawa Timur ke depannya. 

 

"Kami milih ibu, dari dulu pertama dan kedua mendukung bu Khofifah. Semoga ini menang. Mugi makin sejahtera rakyatnya bisa ngatasi kemiskinan," kata Sukamto salah satu supir bus.

 

Didepan mereka, Khofifah juga berkomitmen membangun akses perdesaan demi menghapus disparitas ekonomi antara kota-desa dan wilayah utara-selatan Jatim. 

 

Komitmen tersebut termaktub dalam Jatim Akses. Dalam Nawa Bhakti keempat ini, Khofifah ingin pembangunan infrastruktur yang merata terutama akses jalan demi membangun pengembangan wilayah terpadu, dan keadilan akses bagi desa terluar. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive