• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

ANGGARAN SUDAH CUKUP, PENANGANAN TB DI SURABAYA DINILAI BELUM MAKSIMAL

March 29, 2018

 

Sby,MercuryFM - Anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Reni Astuti mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya agar maksimal menangani penyakit menular Tuberkulosis (TBC) di kota pahlawan. Menurut Reni, Dinkes Surabaya harus segera menangani wabah TB yang tengah menyebar itu.

Reni mengatakan, mengacu pada data yang dirilis oleh Pemprov Jatim di Bulan Februari 2018, dinas kesehatan perlu untuk melakukan pemetaan secara mendetail. Sebab, dari target 746 kasus TB pada anak-anak, baru sekitar 300-an saja yang sudah ditangani.

"Pemetaan harus dilakukan supaya diketahui secara detail problem intinya. Ini penting untuk upaya penuntasan," kata Reni, Rabu (28/3/2018).

Politisi dari PKS ini mengingatkan, Surabaya pun sudah memenuhi pasal 171 dari UU no 36 tahun 2009 yang mengatur tentang alokasi anggaran kesehatan. Itu artinya, tidak ada alasan untuk tidak bisa menuntaskan hal tersebut.

"11 persen dari APBD sudah dialokasikan ke anggaran kesehatan," ungkapnya.

Apabila tidak kunjung diurai, lanjutnya, politisi yang dikenal vokal ini memandang hal tersebut bisa mencoreng nama baik Kota Surabaya yang telah ditetapkan sebagai Kota Sehat oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2013.

Bukan hanya itu, anggota DPRD asal dapil Kota Surabaya 4 itu juga menilai ada yang janggal apabila masih ada kasus TBC. Karena anggaran tahun ini mencapai Rp14 M.

"Naik bahkan kalau dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp13.8 M," pungkas Reni. (Alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload
<