• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PERINGATI HARI FILM, POLITISI PAN INGATKAN JANJI PEMERINTAH TERHADAP PERFILMAN NASIONAL

March 30, 2018

 

Sby,MercuryFM - (JAKARTA) Geliat perfilman nasional dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif. Kehadiran film film yang ada saat ini, juga banyak mendapatkan tempat dihati masyarakat. Sehingga saat ini butuh komitmen pemerintah dalam pemajuan film nasional. 

 

"Hasil karya perfilman yang ada saat ini oleh industri perfilman nasional, juga banyak mendapat di masyarakat. Hal ini harus segera  di iringi dengan komitmen pemegang kebijakan untuk ikut memajukan film nasional," ujar Anang Hermansya anggota Komisi X DPRRI, dalam release yang dikirim ke redaksi mercuryfm.co.id, Sabtu (30/03/2018).

 

Menurut politisi PAN ini, sampai saat inj pekerjaan rumah pemerintah dalam pemajuan industri film di tanah air masih cukup banyak. 

 

"Pekerjaan rumah yang dari tahun lalu sampai sekarang masih belum dibereskan oleh pemerintah yakni soal rekomendasi Panja Perfilman soal Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan UU No 33 Tahun 2009," jelasnya.

 

Belum lagi lanjut Anang soal rencana pemerintah tentang pembentukan sistem box office di industri film Indonesia yang hingga saat ini tak kunjung dilakukan.  

 

"Rencana soal pembuatan sistem box office bagi film di Indonesia sampai sekarang juga belum terealisasi,"  tambah Anang.

 

Padahal,  kata Anang,  keberadaan box office akan menjadikan data perfilman menjadi valid yang ujungnya memberi dampak positif bagi pelaku industri perfilman.  

 

"Sistem Box Office juga bisa mengatasi permasalahan yang akut seperti soal transparansi di sektor pajak di industri film serta royalti bagi para pemain film," katanya.

 

Musisi asal Jember ini juga menyoroti soal kontribusi sektor perfilman  terhadap produk domestik bruto (PDB) di ekonomi kreatif.

 

"Kalau dilihat dari PDB, kinerja perfilman masih lemah. Data tahun 2016 yang menyebutkan kontribusi terhadap PDB tak mencapai 1%, hanya 0,16%," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive