KETIKA KHOFIFAH KETEMU KHOFIFAH JUNIOR DAN DAPAT DUKUNGAN PEDAGANG PASAR BLITAR

PASURUAN, MercuryFM - Isak Tangis haru tak terbendung. Suasana ini terjadi ketika Khofifah Indar Parawansa muda (18), warga kota Pasuruan bisa bertemu dengan Khofifah Indar Parawansa calon Gubernur Jawa Timur. Wanita muda yang disapa Indar ini memeluk erat Khofifah sambil terisak di pundaknya.

Pertemuan keduanya disambut riang tetangga sekitar rumah Indar di Gang Halmahera, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Sabtu pagi, (31/03/2018). Jelang 100 meter gang, Warga Gadingrejo berjejer berdiri di teras rumah menyambut riuh kedatangan Khofifah.

Kehebohan semakin menjadi saat Khofifah tiba menuju rumah Indar. Masyarakat memeluk, berebut salam dan seketika menyemut di tempat Khofifah berdiri. Keriuhan teriakan dukungan pun ikut meramaikan kedatangan Khofifah.

“Khofifah datang, hidup Khofifah, Gubernur Jatim. Hidup Khofifah,” teriak warga saling saut menyaut dukungan sambil mengakat jari telunjuk menandakan dukungan kepada pasangan nomor satu.

Ekspresi haru bercampur riang terpancar dari wajah Indar ketika bertemu langsung dengan Khofifah. Keduanya saling berpeluk erat menyusuri warga menghampiri kediaman Indar.

Suasana begitu haru dan hening ketika Indar duduk berdampingan bersama Khofifah sambil menyeka air mata. Baik Khofifah maupun Indar, jemari keduanya tak pernah lepas dari genggaman.

Khofifah pun memberi semangat Indar agar mau kembali melanjutkan studinya demi mewujudkan cita-cita mendiang ayahnya.

“Jadi memang harus sekolah ya, nak. Harus kejar paket A, B, C. Enggak lama kan itu. Biar nanti bisa kuliah, bisa memenuhi harapan ayahmu nggih,” kata Menteri Sosial 2014-2018 ini.

Seperti dikabarkan, mendiang ayah Indar terinspirasi nama Khofifah Indar Parawansa yang saat itu menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid. Khofifah kembali bangkit meraih cita-citanya.

"Saya berharap bahwa Khofifah Indar Parawansa remaja ini membangun semangat dan motivasinya seperti saat ayahandanya memberi nama. Kebetulan waktu itu saya menjadi Menteri zaman Gus Dur pasti ayahnya Khofifah Indar ini pingin anaknya sukses," jelasnya.

Selanjutnya Khofifah meminta Indar mengambil paket khusus. Ketua Muslimat NU ini juga menyebutkan akan membantu Indar untuk kuliah.

"Saya sampaikan nanti kuliahnya Khofifah senior akan mensupport untuk kuliahnya," ucpanya.

Di tempat yang sama, Indar hanya bisa tersenyum memerah bahagia bisa dikunjungi tokoh wanita NU tersebut. Satu cita-cita mulia Indar, yaitu ingin membahagia orangtuanya.

"Bahagia. Pingin membahagiakan orang tua," pungkasnya.

Khofifah pun memberikan oleh-oleh khusus untuk Indar dan berpesan agar tetap semangat melanjutkan studi.

Sementara itu, Khofifah hari ini juga langsung melakukan perjalanan ke Blitar. Calon Gubernur pasangan Cawagub, Emil Elestianto Dardak ini, mendapat dukunga dari pedangan pasar tradisional yang mengatasnamakan Persatuan Pasar Kademangan Blitar, Jawa Timur, Sabtu (31/3/2018).

"Kita yakin, pilihan nomor satu pilihan yang tepat. Kita dan pedagang pasar semuanya solid memenangkan ibu Kofifah," kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kademangan Blitar, Suwondo.

Suwondo berharap komitmen untuk membenahi pasar tradisional bisa terealisasi dengan dipilihnya Khofifah menjadi Gubernur nanti. Pasar tradisional, dikatakan Suwondo perlu perhatian pemerintah agar nyaman dan bisa bersaing dengan pasar modern.

"Kita berharap program buat pasar tradisional diwujudkan. Pasar sini diperhatikan kalau nanti terpilih. Kita pedagang pasar Blitar sepakat dukung bu Khofifah jadi Gubernur," ucapnya.

Dukungan dari pedagang pasar tersebut disambut Khofifah dengan program khusus revitalisasi pasar tradisional.

"Hari ini perlindungan pasar tradisional harus diseiringkan dengan upaya pembangunan infrastruktur. Kualitas barang dagangannya yang kompetitif dengan pasar modern," lanjutnya.

Khofifah mengatakan, program revitalisasi infrastruktur pasar tradisional pasangan nomor satu ini didesain demi melindungi para pedagang tradisional.

"Pasar tradisional bisa memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi di masyarakat. Kalau memberi perlindungan kepada pasar tradisional infrastrukturnya dibangun, harganya kompetitif. Sehingga akan bersama-sama mengajak ayo belanja di pasar tradisional," pungkasnya. (Rep)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group