• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PEMKOT SURABAYA PINJAMKAN LAHAN UNTUK 'RUMDIN' KAJATI JATIM

April 3, 2018


 

Sby, MercuryFM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminjam pakaikan lahan seluas 1.100 meter persegi, untuk pembangunan rumah dinas (rumdin) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim). Lahan tersebut merupakan aset Pemkot Surabaya, atas PDAM Surya Sembada, yang berlokasi di Jalan Ngagel No 215-217 Surabaya.

Penyerahan lahan itu dilakukan bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah Dinas pada Selasa 03/04/2018. Yang dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala Dinas Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, perwakilan dari Gubernur Jawa Timur yakni Dinas Cipta Karya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta beberapa kepala dinas dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminjamkan lahan seluas 1.100 meter persegi, untuk peruntukkan pembangunan rumah Dinas Kepala Kejati Jawa Timur. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Kejati Jatim, yang selama ini membantu Pemkot Surabaya untuk pengembalian aset-aset Kota Surabaya.

"Saya berterima kasih kepada Kejati Jawa Timur yang telah memberikan sumbangsih untuk Kota Surabaya, terutama terhadap pengembalian aset-aset kami (Pemkot Surabaya)," kata Risma,

Risma menambahkan kalau lahan ini baru sebatas pinjam pakai, tapi nantinya akan dihibahkan lewat persetujuan lembaga legislatif.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih, atas lahan yang dipinjamkan oleh Pemkot Surabaya kepada pihaknya, untuk peruntukkan pembanguan rumah Dinas Kepala Kejati Jawa Timur.

“Harapan saya, agar tanah ini segera dihibahkan oleh wali kota (Risma), jadi sebelum rumah dinas diresmikan sudah seutuhnya milik Kejati Jatim" kata Marulli.

Pembangunan rumah dinas ini sepenuhnya dilakukan propinsi Jatim, begitu pula untuk pembiayaannya.

"Saya hanya tahu jadi dan terima kunci saja" ucap Marulli.

Selama ini Kajati Jatim menempati rumah dinas di Jl. Jimerto.

"Sudah 29 Kajati yang menempati rumah tua itu. Rumah itu besar dan ada tikusnya, tapi saya biasa saja" kata pria asal Papua yang sudah menjabat Kajati Jatim selama 2 tahun 4 bulan itu.

Marulli mengatakan kalau sudah berjuang untuk mendapatkan rumah dinas Kajati Jatim yang benar-benar menjadi milik Kejati Jatim dengan mengirim ke berbagai pihak terkait agar rumah dinas di Jl.Jimerto dihibahkan oleh Pemprov Jatim.

Anggaran untuk pembangunan rumah dinas di Jl.Ngagel sebenarnya untuk merenovasi rumah dinas lama.

"Biarlah anggaran itu untuk membangun rumah dinas baru, nanti rumah dinas lama buat Wakajati saja" pungkas Marulli.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags