• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

ISU STUNTING JADI PERDEBATAN SENGIT EMIL DAN PUTI

April 11, 2018

 

Sby,MercuryFM - Debat Pilgub Jatim sesi 1 yang berlangsung di Dyandra Convention Hall pada Selasa 10/04/2018, diwarnai perdebatan sengit antar cawagub Emil Dhardak dan Puti Guntur Sukarno. Perdebatan itu dimulai dari sesi tanya jawab antar pasangan calon (paslon). Puti Guntur menyinggung temuan stunting olehnya di salah satu desa di Trenggalek. Stunting adalah pertumbuhan yang lamban akibat kurangnya asupan gizi yang baik.

Pernyataan Puti langsung dibantah oleh Emil.

"Tidak benar itu, Mbak Puti mungkin salah orang, memang pernah diberitakan media massa tapi bukan kasus stunting" tegas Emil.

Puti juga menyinggung tingkat kemiskinan yang relatif masih tinggi di Trenggalek.

Emil yang juga mantan Bupati Trenggalek itu lagi-lagi membantahnya.

"Data statistik Jatim menunjukkan kalau tingkat kemiskinan di Trenggalek justru menurun, ayo kita lihat sama-sama datanya" lanjut Emil.

Perdebatan keduanya akhirnya berhenti karena durasi yang diberikan sudah habis. Karena sengitnya perdebatan itu membuat subtansi persoalan tidak tersentuh.

Usai acara Debat Pilgub Jatim, Puti Guntur di sesi konferensi pers mengatakan kalau berbeda pendapat itu biasa.

"Mempertahankan argumen dalam proses demokrasi itu sudah hal biasa" ucapnya.

Puti mengatakan kalau hal itu tidak mengurangi rasa hormatnya kepada Emil Dhardak dan juga Khofifah.

Puti juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada KPU yang sudah menyelenggarakan acara debat yang berlangsung baik dan lancar, serta kepada para media massa.

"Kami ingin proses demokrasi dengan politik yg beretika, politik bermoral" pungkasnya. (Alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us