KERETA GANTUNG SURAMADU MULAI DIBANGUN AKHIR BULAN INI


Sby, MercuryFM - Masyarakat Surabaya dan Jawa Timur bakal menikmati wahana wisata baru di kawasan Jembatan Suramadu, menyusul rencana pembangunan kereta gantung (cable car). Direktur Utama PT PP Properti Suramadu Rudy Harsono saat jumpa pers di Koridor mall pelayanan Siola, Sabtu (14/4/2018) mengatakan, kalau pengerjaan kereta gantung itu diawali dengan pembangunan pondasi yang bakal dilaksanakan pada akhir bulan ini. "Point kita sekarang adalah bersama-sama dengan pemkot Surabaya menata kawasan pesisir Suramadu. Langkah awal kita yaitu membangun cable car yang akan kita hibahkan ke pemkot surabaya. Insyaallah pada akhir bulan ini dimulai pengerjaan pondasinya" ujar Rudy Harsono. Kereta gantung itu bakal membentang sejauh 725 meter melintasi jembatan Suramadu. Sedangkan unitnya sudah dipesan dari China sebanyak 20.Tiap unit nantinya akan bisa memuat maksimal 6 orang. "Nilai proyek pengerjaan kereta gantung ini sekitar Rp35 milyard sampai Rp 40 milyard" lanjut Rudy Pengerjaan Kereta Gantung di rencakan akan selesai antara Bulan Agustus sampai September 2018. "Tapi itu baru rencana, kita lihat perkembangan dilapangan seperti apa. Karena ini dipesisir pantai jadi kita perlu treatment dulu. Pengerjaan struktur harus dikerjakan dengan benar karena menyangkut safety" kata Rudy. Kereta Gantung ini menjadi bagian dari proyek pengembangan pesisir kenjeran. Rudy Harsono mengatakan, pihaknya sudah menyediakan lahan 6,5 hektar untuk mengembangkan kawasan pesisir Kenjeran. Nantinya, dilahan sebanyak itu akan dibangun apartement, mall, dan perkantoran. Dengan pengembangan kawasan pesisir itu, diharapkan akan menumbuhkan perekonomian warga sekitar. Bahkan, industri-industri kreatif yang berasal dari para nelayan, diharapkan turut bertumbuhan di kawasan pesisir itu. Selain itu, untuk mendukung tumbuh kembangnya pelaku industri kreatif di Kota Surabaya, terutama untuk anak-anak muda kreatif, pihak PT PP Properti Suramadu berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya dan Kreavi menggelar Kreavi Challenge. Kompetisi ini mengundang para pelaku ekonomi kreatif, para kreator dan desainer serta umum untuk turut serta merancang nama, logo, tagline, dan turunan desain yang akan dikembangkan di lahan 6,5 hektar itu. (alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group