• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

NERACA PERDAGANGAN JATIM DI BULAN MARET SURPLUS

April 17, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Neraca perdagangan Jatim di bulan Maret 2018 surplus sebesar 38,336 juta US Dollar. Menyusul tingginya nilai eksport dibandingkan import. Data Badan Pusat Statistik Jatim menyebutkan, kalau nilai eksport Jatim di bulan Maret sebesar 1,187 milyard US Dollar. Sedangkan nilai importnya sebesar 1,779 milyard US Dollar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Teguh Pramono mengatakan, bertambahnya nilai eksport itu didominasi dari sektor non migas senilai 1.687,438 juta US Dollar. Sedangkan dari sektor migas sebesar 130,105 juta US Dollar.

"Secara komoditas eksport terbesar dari perhiasan permata senilai 291.04 juta US Dollar, meskipun di bulan Februari mengalami penurunan" ujar Teguh.

Komoditas lain yang mendorong tumbuhnya eksport Jatim yaitu  tembaga sebesar 149,36 juta dollar AS serta kayu, barang dari kayu sebesar 129,79 juta dollar AS, ikan dan udang 110,966 juta dollar AS. Lemak & lemak hewan nabati 102,356 juta dollar AS, bahan kimia organik 78,160 juta dollar AS, kertas karton 74,912 juta dollar AS.

Hal yang sama juga terjadi pada komoditas migas yang naik sebesar 4,73 persen pada dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 124,23 juta dollar AS menjadi 130,10 juta dollar AS pada bulan Maret. Komoditi migas menyumbang 7,16 persen total ekspor Jawa Timur pada Maret 2018. Dibandingkan Maret 2017 nilai ekspor migas turun 25,55 persen.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar selama Januari-Maret 2018 adalah Jepang dengan nilai 636,67 juta dollar AS atau 13,33 persen, disusul Amerika Serikat 584,47 juta dollar AS atau 12,24 persen, dan Tiongkok sebesar 343,01 juta dollar AS atau 7,18 persen dari total ekspor. Sementara ekspor nonmigas ke ASEAN mencapai 1.015,23 juta dollar AS atau 21,26 persen, dan ke Uni Eropa mencapai 500,51 juta dollar AS atau 10,48 persen.

impor Jawa Timur pada Maret 2018 juga mengalami peningkatan. Meskipun peningkatannya hanya sebesar 0,90 persen dibandingkan Februari 2018. Yaitu dari 1,76 miliar dolar AS menjadi 1,78 miliar dolar AS.

Sementara itu  import Jatim di bulan Maret juga mengalami peningkatan tapi tidak signifikan sebesar  0.90 persen.

“Impor komoditas nonmigas naik walaupun impor migas mengalami penurunan. Impor migas bulan Maret 2018 ke Jawa Timur turun sebesar 9,97 persen, dari 383,65 juta dolar AS menjadi 345,42 juta dolar AS,” pungkas Teguh.(alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us