• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

TPID Jatim Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan

April 20, 2018

 

 

 

SBY, MercuryFM - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur memastikan stok pangan di wilayah setempat aman menjelang Ramdhan dan Lebaran 2018, usai rapat koordinasi "High Level Meeting" (HLM) TPID se-Jawa Timur di Surabaya.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi A Johansyah mengatakan berdasarkan pantauan harga terkini pergerakan harga beberapa komoditas pangan strategis di Jawa Timur masih relatif stabil.

Selain itu, kata dia, terdapat indikasi bahwa komoditas beras terjadi konvergensi atau perbedaan harga antar Kab/Kota di Jawa Timur yang mengecil, sehingga berdampak pada minimnya risiko volatilitas harga komoditas.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Soekarwo selaku Ketua TPID Jatim dalam paparan rapat koordinasi menyampaikan terdapat 16 provinsi di luar Jawa Timur yang menggantungkan pasokan beras dari Jawa Timur.

Oleh sebab itu, kata dia, pergerakan harga di Jawa Timur akan berdampak pada harga di daerah lain, sehingga perlu didorong tata niaga komoditas yang lebih efektif dan efisien yang bertujuan untuk mengurangi disparitas atau perbedaan harga antardaerah.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan penandatangan kesepakatan bersama antara Gubernur Jawa Timur dengan Kadivre Bulog Jatim terkait program Subsidi Ongkos Angkut untuk mengendalikan inflasi Jawa Timur menjelang Ramadhan dan Lebaran.

"Kami menhimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas inflasi di Jawa Timur yaitu dengan membeli barang secukupnya dan sewajarnya karena pasokan pangan Jawa Timur menjelang Lebaran diperkirakan aman," kata Soekarwo.(Dani)


 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us