• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

POLDA JATIM WASPADAI ISU PROVOKATIF LEWAT MEDSOS SELAMA PILKADA SERENTAK

April 20, 2018

 

Sby,MercuryFM - Polda Jatim melalui Patroli Cyber selama 2018 menemukan 7.265 isu provokatif di media sosial. Rinciannya, media online atau blog sebanyak 2.426 isu, Facebook 2.926 isu, Twitter 1.158 isu, Instagram 777 isu, Youtube 7 isu, dan Google plus 1 isu.

Kabag Bin Ops Polda Jatim AKBP Djoko Djohartono mengatakan, isu provakasi tersebut sudah dikonter dengan melakukan 1.354 kontra opini dan take down akun. Rinciannya 94 monitoring, 26 counter opini, dan 185 take down.

“Patroli Cyber juga melakukan 515 meme positif dan 16.810 viralisasi counter opini, narasi dan meme," kata Djoko di Kantor KPU Jatim

Djoko menjelaskan, penemuan isu hoax dan ujaran kebencian tersebut paling banyak berdasarkan aduan dari masyarakat. Sementara isu yang paling mendominasi, yakni sentimen antar kandidat dan masalah agama.

"Sementara pelakunya masih banyak personal yang melakukan pelaku anonim juga banyak. Tapi sampai sekarang belum menemukan sindikat," ujar Djoko.

Djoko menambahkan kepolisian terus menyisir potensi adanya ujaran kebencian dan hoax di media sosial terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 di Jatim. Dengan menerjunkan tim Patroli Cyber di setiap Polres se-Jatim.

Khusus untuk di Polda Jatim ada tiga unit, dimana masing-masing unit terdiri dari 10 anggota Patroli Cyber.

"Kerjanya patroli di dunia maya memantau hoax dan ujaran kebencian termasuk medsos, juga melakukan konter ketika menemukan hoax kami stempel itu hoax," kata Djoko.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Jatim Totok Hariyanto mengatakan, Bawaslu melakukan pengawasan di akun resmi para pasangan calon dan tim kampanye Pilkada Jatim saja. Untuk pengawasan akun personal atau pun anonim diserahkan ke kepolisian.

"Tindakannya ujaran kebencian peraga satu langsung kirim ke Bawaslu RI urlnya langsung di-take down. Kami sudah kerja sama dengan Kemenkominfo. Kami pantau akun resmi. Kalau anonim urusannya polisi. Selama ini yang resmi belum ada temuan, masih tahap antisipasi," kata Totok.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags