• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

GELIAT KUNJUNGAN WISMAN ASAL INDIA KE JATIM

May 4, 2018

 

 

 

 

Sby, MercuryFM - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal India ke Jatim mulai menggeliat. Data Badan Pusat Statistik Jatim mencatat kunjungan wisman India ke Jatim naik 16 persen.

 

"Dari 424 menjadi  494 kunjungan" kata Teguh Pramono Kepala BPS Jatim.

 

Sementara itu kunjungan wisman ke Jatim masih didominasi Malaysia sebesar 43,93 persen. Dari kunjungan sebanyak 4 ribu pada bula. Februari menjadi 6 ribu di bulan Maret 2018.

 

Disusul wisman dari Singapura yang meningkat  66,87 persen dari 1600an menjadi 2700an kunjungan. Sedangkan dari  Tiongkok naik sebanyak 65 persen dari 993 kunjungan menjadi 1600an kunjungan.

 

Secara kumulatif kunjungan wisata ke Jatim meningkat 34,71persen dari 23 ribu kunjungan menjadi 31 ribu kunjungan. Kalau dibandingkan pada bulan Maret 2017 jumlah ini lebih baik, karena maret  2017 hanya 15 ribuan kunjungan.

 

"Yang perlu diperhatikan adalah menurunnya kunjungan wisman asal Taiwan dan Korea Selatan" ujar Teguh.

 

Kunjungan wisman asal Taiwan turun 10 persen, dari 763 menjadi 687. Sedangkan dari Korea selatan turun 6,5 persen, dari 336 menjadi 333 kunjungan.

 

Sedangkan dari tingkat hunian kamar hotel di Jatim terjadi peningkatan. Teguh mengatakan hunian kamar hotel di Jatim pada bulan Maret prosentase 59,51 persen, atau naik 7,61 point dibandingkan februari yang hanya 51,90 persen. Sedangkan  perbandingan  tahun lalu naik 58,34 persen.

 

"Para tamu lebih menyukai menginap di hotel berbintang 4 dengan rata-rata menginap 4 sampai 5 hari" ucap Teguh.

 

Hunian kamar hotel biasanya akan mencapai puncaknya pada September, Oktober dan November. Karena mayoritas wisman yang berkunjung ke Jatim dari daerah tropis.

 

"Tidak seperti Bali yang kekebanyakan dari daerah sub tropis" pungkas Teguh. (alam)

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload