• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

DARI 600 PABRIK ROKOK YANG MEMILIKIIZIN, HANYA 100 PABRIK YANG AKTIP BEROPERASI

May 7, 2018

 

Sby, MercuryFM - Terkait banyakanya hambatan, aturan dan pembatasan kawasan merokok, secara tidak langsung membuat industri rokok nasional kian terpuruk dan berakibat banyak juga Pabrikan rokok di dalam negeri yang gulung tikar.

 

Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Ismanu Soemiran, mengatakan, di GAPPRI sendiri mencatat ada penurunan jumlah pabrik rokok yang aktif berproduksi.

 

"Pabrikan rokok di Indonesia yang memiliki izin sebanyak 600 pabrik. Namun hanya 100 pabrik yang masih aktif berproduksi setiap harinya," kata Ismanu Soemiran, Senin (7/5/2018).

 

Ismanu menjelaskan tidak berproduksinya sejumlah pabrik tersebut, lanjut dia, turut berdampak pada penyerapan tenaga kerja di sektor produksi rokok.

 

"Yang aktif ini mayoritas pabrik besar. Jumlah karyawan juga ada penurunan, sehingga dari 600 ribu karyawan kini yang tersisa 450 ribu karyawan," jelasnya.

 

Sementara Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moeftie menjelaskan, industri rokok dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan volume penjualan sekitar 1-2%.

Oleh karena itu, jika tarif cukai rokok pada tahun depan dinaikkan lebih tinggi lagi dari 2018 ini, dia khawatir industri rokok akan semakin terpuruk.

 

"Kemungkinan (volume penjualan turun) itu bisa saja terjadi kalau keadaan seperti ini," pungkasnya.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us