BEKRAF TERUS DORONG PENGEMBANGAN UKM KEDAI KOPI

May 12, 2018

 

Sby, MercuryFM -  Seiring dengan semakin menjamurnya usaha kedai kopi atau Warung kopi hampir di semua kota di Indonesia, membuat Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus mendorong pengembangan pelaku ekonomi kreatif terkait industri hilir kopi, khususnya usaha kedai alias warung kopi. Karena selama ini pengelolaanya masih tradisional dan ala kadarnya.

Kepala Biro Perencanaan Bekraf, Rekotomo mengatakan banyak manfaat yang didapat jika usaha warung kopi yang notabene berstatus usaha kecil menengah (UKM) bisa dikembangkan dan dikelola lebih bagus. Selain akan menarik banyak konsumen atau masyarakat untuk datang dan menikmati kopi, juga berimplikasi ke sektor hulu, yakni petani kopi.

"Pengembangan industri kopi di Indonesia bukan hanya berfokus pada hulu tapi lebih pada hilir dalam hal ini terkait kedai kopi, mulai dari memilih bahan, meracik, hingga barista, sehingga akan menciptakan nilai lebih dan penekanan pada peningkatan branding kafe dan produk kopi olahan Indonesia," kata Rekotomo di Surabaya, Sabtu (12/5/2018).

 

Rekotomo menjelaskan saat ini posisi Indonesia sebagai eksportir kopi masih kalah posisi dengan negara Kolombia dan Vietnam. dimana Indonesia hanya menduduki posisi 4 dunia. Selain itu, terkadang karena banyaknya ragam dan asal daerah penghasil kopi di Indonesia, tidak ada satu jenis kopi pun yang bisa dianggap mewakili rasa kopi Indonesia secara menyeluruh.

"Bandingkan dengan kafe-kafe ternama semacam Starbuck, dimana di negara asalnya, sangat mudah dijumpai herai-gerai Starbuck bahkan hingga gang-gang kampung. Indonesia sebagai salah penghasil kopi terbesar dunia juga harusnya bisa lebih dikenal masyarakat," jelasnya.

Dilihat dari sisi konsumsi kopi, Rekotomo bilang, Indonesia juga jauh lebih kecil. Saat ini rata-rata konsumsi kopi di Indonesia sekitar 1,2 kilogram per kapita/tahun. Sementara di Amerika angka konsumsi kopi sudah 3 hingga 4 kali lipatnya.

 

"Makanya kami gencar menggelar kegiatan-kegiatan semacam ini, dengan harapan selain menumbuhkan UKM kreatif di sektor hilir kopi, juga lebih memasyarakatkan minum kopi ke masyarakat, yang pada gilirannya juga akan mengangkat produksi kopi di tingkat petani," ujarnya.

Ditambahkannya, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan para pebisnis kedai kopi agar terus berkembang, diantaranya terkait mapping target konsumen yang dibidik, desain dan konsep kedai juga pemilihan lokasi.Juga harus cermat dalam memilih bahan baku, efektivitas penggunaan dana yang ada, serta strategi pemasaran atau promosi.

"Satu lagi, kita juga mendorong adanya sertifikasi barista agar para pelaku bisnis dan mereka yang berkecimpung di bisnis ini ada standar profesi. Ini juga akan menjadi modal untuk brand image di kedai atau kafe mereka," ujarnya.(Dani)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group