• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

LEDAKAN BOM BERTURUT TURUT BERIMBAS MENURUNYA PENJUALAN RITEL SAMPAI 70 PERSEN

May 17, 2018

 

Sby, MercuryFM - Kejadian rentetan ledakan bom di Surabya dan Sidoarjo berturut turut dalam waktu berapa hari ini memberikan dampak luar biasa terhadap pelaku pengusaha ritel. Akibat peristiwa ledakan bom itu, penjualan di beberapa format ritel di Surabaya seperti supermarket, minimarket, hypermart, dan departemen store mengalami penurunan yang cukup drastis.

 

Koordinator Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Wilayah Indonesia Timur, Abraham Ibnu mengatakan, penjualan ritel yang terintegrasi dengan mall saja mengalami penurunan 70 persen. Sementara, ritel yang standing alone mengalami penurunan omzet mencapai 50 persen.

 

"Biasanya di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu penjualan ritel yang ada di mall itu mencapai 500-600 juta per harinya. Akibat peristiwa ledakan bom itu, omzet perhari hanya mencapai 100-150 juta," kata Abraham Ibnu, Rabu (16/5/2018).

 

Ibnu menjelaskan proses recovery pasca ledakan bom di Surabaya dinilai sangat penting. "Tak hanya recovery terkait bangunan, akan tetapi juga mental dan psikis masyarakat. Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang secara gerak cepat memastikan wilayah Surabaya aman," ujarnya.

 

Ibnu beserta para pelaku usaha ritel yang tergabung dalam Aprindo juga berharap, masyarakat tidak perlu khawatir dan takut keluar rumah lagi. Sebab, kini keamanan di pusat perbelanjaan lebih ditingkatkan.

 

"Ini semua kami lakukan demi kenyamanan masyarakat. Supaya mereka aman juga bisa gairah kegiatan belanja kebutuhan berangsur normal kembali," pungkasnya.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive