APKRINDO : AKIBAT LEDAKAN BOM SALES CAFE DAN RESTORAN TINGGAL 20 PERSEN

Sby, MercuryFM - Kejadian ledakan bom di Surabaya sangat berpengaruh para pelaku usaha ritel dan pusat perbelanjaan saja yang terkena imbas ledakan bom. Selain itu pelaku usaha kafe dan restoran pun juga mengakui dampak ledakan bom di Surabaya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) DPP Jatim, Tjahjono Haryono mengatakan, dampak ledakan bom membuat sales dan pengunjung kafe dan restoran menyisakan 20 persen.

"Anggota kami sekitar 40-50 persen mengisi di pusat perbelanjaan di Surabaya. Dua hari kejadian bom, sales kami tinggal 20 persen. Pembeli pun sepi. Kebanyakan pembeli memesan makanan melalui online atau GoFood, sekitar 30-40 persen pembeli pesan makanan melalui online," kata Tjahjono Haryono di Surabaya, Sabtu (19/5/2018)

Malahan, menurutnya, ada satu di antara anggota Apkrindo mengakui kehilangan sales selama dua hari hampir menyentuh Rp 2 M. "Rata-rata bicara secara per brand, anggota kami ini cukup suffering akibat ledakan bom selama dua hari berturut-turut itu," ungkapnya.

Tjahjono menjelaskan, kini lima hari pasca kejadian ledakan bom di Surabaya, pengunjung baik kafe maupun restoran sudah mulai bertambah.

"Meskipun belum 100 persen pulih seperti biasanya. Kami harapakan di hari Jumat hingga Minggu ini sudah ramai pengunjungnya. Apalagi ini sudah puasa, biasanya banyak yang melakukan buka bersama di restoran," terangnya.

Untuk menggairahkan kondisi kafe dan restoran, menutur Tjahjono pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi.

Di antaranya mencakup promo-promo buka bersama, vouchermakanan, serta event spesial selama bulan Ramadan.(Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group