SURABAYA BANGKIT LAWAN TERORISME

May 21, 2018

 

Sby, MercuryFM - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Vinsensius Awey mendorong pemerintah kota untuk mengajak masyarakat bangkit, pasca teror bom yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro  dan Geraja Pante Kosta di Arjuno,  serta Mapolrestabes Surabaya, pada tanggal 13 – 14 Mei 2018.  Ia mengutuk aksi terorisme yang terjadi, namun,  warga juga dihimbau tak terus menerus berduka.

“Kalau terus berkabung dan ketakutan hingga tak bisa beraktifitas, akhirnya yang rugi kita semua,” ujarnya.,Minggu (20/5/2018).

Legislator ini mengaku, tak bisa memperkirakan berapa besar dampak sosial ekonomi yang diakibatkan ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

Menurutnya, suasana lalu lintas yang lengang dan sepinya pusat keramaian, seperti mal bisa saja karena ketakutan warga. Namun, situasi tersebut bisa juga karena masa libur sekolah.

“Apapun dampaknya, sebaiknya kita segera kampanyekan ayo surabaya bangkit,” terang Politisi Nasdem.

Ia menyampaikan, kampaye “Ayo Surabaya bangkit” mungkin lebih bijak dari pada “Lawan terorisme” yang terkesan menantang. Awey menyatakan, dengan spirit untuk bangkit, berarti ada perasaan tak takut, mengembalikan situasi nseperti sedia kala, serta menggelorakan semangat arek-arek Surabaya untuk melakukan aktifitas biasanya.

“Agar roda perekonomian berputar,”ujarnya singkat

Apalagi, saat ini , menjelang lebaran.  Kemungkinan adanya investasi yang mau masuk,  rencana kegiatan ini,  berskala nasional dan internasional di Kota Surabaya.

Vinsensius Awey mengakui, bahwa keamanan di Kota Surabaya sudah berjalan baik. Seminggu pasca ledakan bom, Minggu (20/5) sejumlah gereja dijaga aparat TNI/Polri dan sejumlah elemen masyarakat, seperti Banser, Pramuka, dan ormas lainnya. Penjagaan yang ketat,  sepertiu saat ini,  juga tak memungkinkan terus dilakukan.

Untuk itu, ia mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dengan mengumpulkan seluruh perangkat aparatnya, pengurus RT-RW hingga ormas yang ada di Kota Pahlawan guna menciptakan suasa yang kondusif.

“Kuncinya untuk menjaga keamanan mmenag bukan hanya di keposian dan pemerintahan saja, tapi juga masyarakat,” paparnya

Menurutnya, masyarakat bisa mewujudkan lingkungan yang kondusif di lingungannya, dengan peduli dan mendeteksi terhadap kejadian yang berlangsung di wilayahnya.

“Leadingnya sektornya pengamanan memang ada di aparat, tapi masyarakat bisa ambil bagian dan bangkit,” serunya

Awey menyampaikan, gerakan moral untuk mengajak warga Surabaya segera bangkit telah disampaikan ke pemerintah kota. Menurutnya, gerakan tersebut penting dilakukan, agar aktifitas masyarakat kembai normal seperti sedia kala. Apalagi momentumnya bersamaan dengan Peringatan Hari kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018.(alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group