• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

TAHUN 2018 PT JIWASRAYA FOKUS TINGKATKAN NASABAH RITEL

May 27, 2018

 

Sby, MercuryFM - Selama kurun waktu tahun 2018 ini, PT Jiwasraya Wilayah Surabay akan fokus menggarap pasar nasabah ritel. Selama ini, kinerja PT Jiwasraya Cabang lebih banyak disumbang dari sektor korporasi.

Dari data yang ada  jumlah pembayaran premi untuk ritel dari Januari hingga April 2018 di wilayah Surabaya hanya sekitar Rp 30 miliar dari total realisasi sebesar Rp 270 miliar. Sementara kontribusi terbesar masih disumbang pasar korporasi yang mencapai Rp 240 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Surabaya PT Jiwasraya, Dwi Laksito mengatakan, jika dilihat dari jumlah nasabah atau peserta asuransi, nasabah korporasi mencapai sekitar 70 ribu nasabah dari 70 perusahaan. Sedangkan nasabah ritel hanya mencapai sekitar 12 ribu nasabah. Dikatakannya, selama ini kesulitan menggarap nasabah ritel karena kebutuhan masing-masing nasabah berbeda.

 

”Tahun ini kami mulai konsentrasi garap pasar ritel. Targetnya, hingga akhir tahun 2018 nilai premi yang berhasil dikumpulkan dari sektor ritel mencapai Rp 360 miliar dari total target selama setahun sebesar Rp1,2 triliun,” kata Dwi Laksito di Surabaya, Kamis (24/5/2018).

Dwi menjelaskan meskipun peningkatannya sangat tinggi, namun Dwi optimistis target premi nasabah ritel dapat tercapai. Untuk mencapai target tersebut, PT Jiwasraya telah melakukam rekruitmen agen, utamanya dari kalangan mahasiswa. Beberapa Universitas yang telah bermitra dengan Jiwasraya diantaranya adalah Universitas  International Semen Indonesia (UISI), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, ITS Surabaya dan minggu depan dengan Perbanas.

 

Saat ini, jumlah agen yang bergabung dengan Jiwasraya mencapai di kota Surabaya ada sekitar 400, sementara untuk wilayah Surabaya yang meliputi 14 kota dan kabupaten mencapai 1.250 agen.

”Kami masih butuh sekitar 800 agen lagi untuk menggenjot kinerja. Karena karakter pasar ritel ini unik. Tiap nasabah tidak sama permintaannya, setiap eksekusi per orang beda. Apalagi mahasiswa ini kan lima tahun yang akan datang akan menjadi pengambil keputusan,” ujarnya.


Selama ini masyarakat dinilai kurang peduli untuk mengikuti program asuransi padahal premi yang harus dibayar sangat murah. Misalnya produk perlindungan atai proteksi diri di Jiwasraya untuk individu, preminya hanya sekitar Rp 50 ribu per tahun. Karena masih belum banyak masyarakat yang sadar, wajar jika kontribusi pasar ritel asuransi pada kinerja Jiwasraya masih sangat kecil.(Dani)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags