APRINDO TARGETKAN PENJUALAN LEBARAN BISA MENCAPAI Rp1,7 TRILIUN

June 11, 2018

 Sby, MercuryFM - Momen lebaran masih menjadi andalan bagi pelaku bisnis ritel tanah air untuk mendulang pendapatan terbesar mereka selama setahun, termasuk di Jawa Timur.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Timur (Jatim) April Wahyu Widati mengatakan, setelah sempat pengalami penurunan secara drastis akibat teror bom di pertengahan Mei 2018, kondisi sektor perdagangan di Jawa Timur, utamanya di Surabaya sudah berangsur pulih dan kembali normal. Bahkan di akhir bulan Mei kemarin penjualan ritel modern telah mengalami kenaikan sebesar 30 persen dibanding tahun lalu pada bulan yang sama.

 

"Sepertinya tertundanya belanja masyarakat akibat bom dibayar di akhir Mei. Melihat tingkat konsumsi masyarakat yang sudah kembali normal, buat kami tetap optimistis target penjualan lebaran sebesar Rp 1,7 triliun di bulan Juni ini bakal tercapai," kata April di Surabaya, Senin (11/6/2018).

 

Selain karena pulihnya tingkat kepercayaan dan konsumsi masyarakat, optimisme tersebut juga diperkuat dengan adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan. Secara nasional, total dana THR yang dikucurkan untuk seluruh PNS mencapai Rp 35,56 triliun.

 

“Harapan kami sih, 50 persen dari dana THR  yang mereka dapatkan dibelanjakan untuk kepentingan lebaran. Tetapi kami juga harus dipikirkan, masa berbelanja pada lebaran kali ini lebih pendek, jika tahun lalu lebaran jatuh akhir bulan sehingga masa berbelanja masyarakat sebulan penuh, maka pada tahun ini hanya sampai pertengahan Juni saja. Untuk itu kami melakukan berbagai strategi untuk mecapainya,” tambah Koordinator Wilayah Timur Aprindo Pusat, Abraham Ibnu.

 

Ia mengatakan bahwa, lebaran memang menjadi satu-satunya momen terbesar untuk bisa mengerek penjualan. Jika pada bulan normal target penjualan pada tahun inj dipatok sebesar Rp 1 triliun per bulan, maka mulai bulan Mei target naik menjadi Rp 1,4 triliun per bulan dan di Juni menjadi Rp 1,7 triliun per bulan. Sementara target penjualan ritel di seluruh Jatim pada tahun ini mencapai sebesar Rp 17 triliun per tahun.

“Harapan kami, dengan pulihnya kondisi pasar usai kejadian bom dan adanya THR ini bisa mendongkarak pendapatan ritel sehingga bisa mencapai target,” pungkasnya.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group