PEMERINTAH PUSAT PERLU TATA KEMBALI REGULASI IMPOR DAGING

June 25, 2018

 

Sby, MercuryFM - Pemerintah pusat perlu menata kembali aturan main impor daging sapi. Pentaan ulang regulasi tersebut dapat mewujudkan swasembada daging.

 

“Impor daging itu sebenarnya tidak masalah, tapi bukan menjadi tujuan akhir. Idealnya harus bisa swasembada pangan. Pemerintah sudah punya instrumen itu, namun hanya himbauan,” ujar Afwan anggota komisi B DPRD Jatim, ditemui usai paripurna di DPRD Jatim, Senin (25/6/2018). 

 

Menurut anggota Fraksi PDI-P, Instrumen yang dimaksud adalah, mengupayakan agar importir tidak hanya mendatangkan sapi dari luar negeri saja. Tetapi juga mendatangkan indukan sapi untuk dikembangbiakkan. Minimal satu ekor sapi setiap mendatangkan sepuluh sapi impor. Hanya saja, aturan ini sifatnya himbauan. 

 

“Seharusnya itu dijadikan aturan baku. Sehingga importir diberikan izin apabila mau melakukan itu (pembibitan sapi, Red),” ungkapnya. 

 

Kata Afwan, Jika aturan ini benar-benar diwajibkan bagi importir, dirinya meyakini bahwa dalam lima sampai sepuluh tahun kedepan swasembada daging sapi bukan hal yang sulit. 

 

"Namun hal berbeda ketika aturan ini tidak baku, atau lemah di segi hukum, maka swasembada daging tidak bisa terwujud. Harus memilliki ketegasan,” tuturnya. 

 

Afwan dalam kesempatan ini juga memandang seharusnya impor daging beku yang terjadi itu bersifat situasional. Bukan dalam jangka panjang. Sebab, kebijakan tersebut membuat peternak dalam negeri tidak bisa menjadi mandiri. 

 

“Nah peran pemerintah harus hadir untuk selesaikan masalah di peternak tradisional kita. Apabila pemerintah bisa memberikan regulasi yang tepat, saya yakin peternak profesional akan muncul. Misalkan diberikan subsidi,” jelasnya.

 

Sebelumnya, data dari Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati disebutkan, ketersediaan dan kebutuhan komoditas peternakan di Jatim pada bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2018, stok daging sapi masih tersedia 2.469 ton, daging ayam ras 21.689 ton, dan telur ayam ras 63.269 ton. 

 

Untuk harga, diungkapkan Wemmi, harga karkas sapi ditingkat grosir stabil di kisaran harga antara Rp 87.000 per kg sampai dengan Rp 88.000  per kg. Harga terakhir pada tanggal 17 Mei 2018 yaitu Rp 88.000 per kg. 

 

Sedangkan harga karkas ayam broiler mengalami variasi harga dengan harga terendah pada bulan Februari 2018 rata-rata Rp 26.850 per kg, sedangkan harga tertinggi di bulan Mei pada tanggal 8 Mei 2018 harga Rp 48.500 per kg. Harga terakhir pada tanggal 17 Mei 2018 Rp 32.100 per kg. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group