BANK JATIM AJUKAN PROGRAM KRIDIT USAHA RAKYAK KE KEMENKOPUKM

Sby, MercuryFM - Gerakan perkonomian daerah, khususnya pemberian kredit ke masyarakat, Bank Jatim ajukan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) senilai Rp200 miliar.

Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso berharap, pada triwulan III 2018 mendatang, pemerintah menyetujui pengajuan KUR tersebut. Sehingga bisa secepatnya disalurkan pada masyarakat.

Kata Surodo pengajuan KUR ini juga dikarenanakan plafon untuk program Loan Agreement (perjanjian pemberian pinjaman) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sudah habis.

"Dari Total dana program Loan Agreement yang mencapai Rp 400 miliar, yang sudah disalurkan Rp 365 miliar. Loan Agreement tidak hanya menyasar sektor primer, tapi juga sekunder,” jelas Suroso usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Pusat Bank Jatim Jalan Basuki Rahmat, Selasa (26/6/2018).

Menurut Suroso, Bank Jatim tidak lagi mengajukan penambahan dana Loan Agreement ke Pemprov Jatim lantaran akan ada pergantian kepemimpinan di provinsi ini.

"Karena itu kita berinisiatif untuk memgajukan ke KemenkopUKM, sehingga tidak mengganggu pemerintah propinsi yang sebentar lagi akan ada pergantian lepemimpinan," ujar mantan direktur utama bank UMKM Jatim itu.

Sementara itu Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, Program Loan Agreement digagas oleh Gubernur Jatim Soekarwo dalam rangka memperkuat sektor UMKM di Jatim. UMKM menjadi perhatian utama karena sektor ini berkontribusi sekitar 55% dari produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim.

“Kami tidak lagi mendapat dana KUR sejak tahun 2014. Dengan pengajuan KUR ini, kami akan sangat hati-hati dalam menyalurkan kredit. Sasarannya adalah usaha yang sudah mapan,” jelasnya.

Sementara itu terkait kinerja Bank Jatim per Mei 2018, dalam RUPSLB juga di jelaskan, laba bersih yang sudah diraih sebesar Rp612,10 miliar. Total aset yang berhasil dibukukan selama periode tersebut mencapai Rp59,82 triliun atau tumbuh 10,10% dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Untuk penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), mencapai 49,52 triliun atau tumbuh 9,69% yoy. Sedangkan untuk kredit, tercapai Rp32,14 triliun, tumbuh 6,73%. (ari)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group