• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

SELISIH SUARA 7,1%, KECIL KUMUNGKINAN PASANGAN GUS IPUL - PUTI LAKUKAN GUGATAN KE MK

July 11, 2018

Sby, MercuryFM - Kecil kemungkinan pasangan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno untuk bisa dikabulkam gugatannya ke Mahkamah Konstitusi, bila tim hukum pasangan no urut 2 itu menggugat hasil rekapitulasi hasil pilgib Jatim yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur.

 

Hal ini dikarenakan selisih perolehan suara antara pasangan Khofifah - Emil dan Gus Ipul - Puti cukup besar mencapai 7,1%. Khofifah - Emil mendapat 10.465.218 suara atau 53.55 persen. Sedangkan pasangan Gus Ipul - Puti  mendapat 9.076.014 suara atau 46.45 persen. 

 

"Sesuai Peraturan MK No. 5 Tahun 2015, untuk pilkada yang jumlah penduduknya sama atau lebih dari 12 juta jiwa seperti Jawa Timur, maka syarat maksimal batasan selisih suaranya 0,5 persen. Sementara selisih suara di pilgub Jatim mencapai 7,1 persen. Dengan selisih tersebut, maka tidak ada legal standing untuk mengajukan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke MK," ujar Ketua Tim Hukum dan Advokasi pasangan Khofifah-Emil, Hadi Mulyo Utomo, Rabu (10/07/2018).

 

Menurut Praktisi hukum lulusan Universitas Airlangga (Unair) ini mengakui, sah-sah saja bila pasangan nomor urut 2 mendaftarkan permohonan sengketa ke MK, dan secara prinsip lembaga peradilan tak akan menolak permohonan. 

 

"Saya yakin permohonan tersebut tidak akan masuk ke perkara pokok karena dinyatakan tidak dapat diterima," ungkapnya

 

Hadi mencontohkan permohonan penyelesaian sengketa PHPU untuk pilkada Gresik, yang diajukan pasangan Husnul Khuluq – Achmad Rubaie (Berkah) dinyatakan tidak dapat diterima oleh majelis hakim MK, karena selisih suaranya jauh diatas pereturan MK.

 

“Artinya permohonan tidak dapat ditindaklanjuti oleh hakim untuk diperiksa dan diadili sehingga tidak ada obyek gugatan untuk dieksekusi,” urainya. 

 

Seperti yamg telah di beritakan sebelumnya, dalam rapat pleno terbuka KPU Jatim, Sabtu (07/07/2018) lalu, yang dihadiri 38 KPU Kabupaten/Kota dan Panwaslu se Jatim serta saksi dari kedua pasangan calon diketahui Jumlah suara sah sebanyak 19.541.232. Sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 782.027 suara. Sehingga total suara sah dan tidak sah mencapai 20.323.259 suara.(ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags