• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

MELALUI PROGRAM CSR PT BSI TERUS TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BANYUWANGI

July 13, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Sebagai operator tambang emas di Tumpang Pitu Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) telah memasuki tahun keenamnya, dan selama enam tahun itu juga  PT BSI telah melampaui tiga fase penambangan, yaitu eksplorasi, konstruksi dan saat ini merupakan tahun kedua fase produksi.

Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan semenjak memasuki fase produksi, PT BSI terus meningkatkan program-program sosialnya melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Menurut  hal ini bertujuan untuk meningkatkan dampak positif kehadiran perusahaan kepada masyarakat. 

 

"Program-program ini kami adakan untuk mendukung kemandirian masyarakat secara sosial-ekonomi. Karena kami (BSI) tidak selamanya ada di Sumberagung," kata  Adi di Surabaya, Kamis (12/7/2018).

Boyke menambahkan pihaknya juga memastikan bahwa program-program sosial PT BSI dapat berjalan dengan lancar dan tidak tumpang tindih dengan program-program pemerintah. “Untuk itu kami selalu berkoordinasi dengan pihak pemerintah untuk memastikannya,” imbuhnya.

Secara formal, PT BSI telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai pelaksanaan CSR bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. MoU ini ditandatangani oleh Direktur PT BSI, Cahyono Seto dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas pada April 2018 yang lalu.

 

“Sebagai aset Pemkab Banyuwangi, BSI berkomitmen untuk terus mengambil inisiatif dan berkontribusi secara langsung dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Besarnya dukungan dan kerjasama dengan Pemerintah serta masyarakat Banyuwangi menjadi salah satu kunci keberhasilan PT BSI beroperasi secara optimal di tambang  emas Tujuh Bukit,” jelas Seto saat itu.

Selain penandatanganan MoU CSR, pada semester pertama 2018 ini PT BSI telah merealisasikan program-program lainnya, seperti infrastruktur pendidikan di 17 lembaga pendidikan TK dan SD di wilayah Kecamatan Pesanggaran, pengoperasian empat buah bus sekolah, dan 180 beasiswa untuk tingkat SD, SMP, SMA dan Strata-1.

Di bidang pendidikan, Mobil Layanan Kesehatan (MLK) juga telah beroperasi. Mobil ini menjangkau daerah-daerah yang masih sulit mengakses fasilitas dan layanan kesehatan. Pengoperasian MLK ini bekerjasama dengan Puskesmas Pesanggaran, Sumberagung dan Siliragung sebagai representasi pemerintah bidang kesehatan.

 

Selain itu, saat ini PT BSI sedang menyelesaikan proyek pembangunan jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer di Desa Sumberagung. Jalan ini merupakan akses utama menuju pantai wisata Pulau Merah dan Pancer. “Semoga dengan selesainya pembangunan jalan ini dapat mendorong peningkatan pengunjung wisata karena jalannya bagus,” harap Adi.

Selain program-program di atas, PT BSI juga mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di antara program-program yang telah dijalankan antara lain pendampingan petani padi dengan penerpan metode SRI (System of Rice Intensification), pendampingan petani kopi dan pendampingan usaha kecil menengah (UKM).(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload