• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PT Petrokimia Gresik (Persero) dan PT Jasa Asuransi Indonesia (Asuransi Jasindo) luncurkan program Cerdastani di Tuban

July 23, 2018

 

Tuban, MercuryFM  - PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Jasa Asuransi Indonesia (Asuransi Jasindo) meluncurkan program Cerdas Tani di Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

 

Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Meinu Sadariyo mengatakan, program cerdas tani ini merupakan bentuk komitmen antara Jasindo dengan perusahannya dalam mendukung pertanian di tanah air. 

 

"Kami dengan Jasindo memfasilitasi petani. Program ini nantinya berlanjut ke Lamongan dan Bojonegoro. Total ada 11 kecamatan yang kami jajaki guna mengedukasi petani. Usai Tuban sebagai pilot project nantinya Lamongan dan Tuban segera kami jajaki untuk mensosialisasikan program cerdas tani," kata Meinu Sadariyo, Senin (23/7/2018).

 

Sementara PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) pada tahun ini membayarkan klaim kepada petani sebanyak Rp 11 miliar. Dari jumlah itu, lahan pertanian yang dicover ada 400 ribu hektar.

 

Direktur Operasi Ritel PT Jasindo Sahata L.Tobing menuturkan, selama semester pertama 2018 pihaknya telah membayar klaim ke petani sebanyak Rp 11 miliar dari total 400 ribu hektar lahan pertanian. "Per hektarnya petani mendapatkan Rp 6 juta dengan 75 persen akibat gagal panen dan kerusakan pada tanaman," ujarnya.

 

Sahata menambahkan, terkait klaim pada tahun ini, disebabkan banyak persoalan. Misalnya, gagal panen, hama dan lain-lain. 

"Soal klaim yang kami bayarkan, petani jangan lagi ragu untuk ikut program cerdas tani. Sebab, 80 persen dibantu pemerintah dan sisanya 20 persen petani yang bayar itupun cuma Rp 36 ribu untuk satu hektarnya," tambahnya. 

 

 


Masih menurut Sahata, khusus di Jawa Timur pada tahun 2018. Jasindo menargetkan bisa mengcover 240 ribu hektar lahan pertanian terutama di daerah Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban. 

"Kedepan dengan menggandeng PT Petrokimia Gresik. Cakupan kami tidak hanya pada lahan pertanian tanamam padi saja. Tapi, juga ke komoditas lain namun untuk program cerdas petani ini terus dimatangkan supaya para petani tidak perlu kuatir gagal panen," ujarnya. 

 

Direktur Pembiayaan Kementrian Pertanian Sri Kuntarsih menyatakan program ini sangat baik apalagi didampingi asuransi pertanian dengan biaya murah.

"Biayanya sangat murah jadi petani tak perlu kuatir lagi gagal panen. Sebab, ada klaim satu tahun sebesar Rp 6 juta untuk petani serta Rp 10 juta untuk peternak sapi," pungkasnya.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive